BELAWAN, LINTAS10.COM – Praktik perjudian Toto Gelap (Togel) masih saja beroperasi di sejumlah titik di Wilayah Hukum (Wilkum) Polres Pelabuhan Belawan dalam momen bulan Suci ramadhan, Selasa (24) 02/2026)
Aktivitas terlarang itu, tak menyurutkan terduga bandar berinisial nama Edi alias Gin alias Ting tetap ngotot mengarahkan para Juru Tulis (Jurtul) togelnya beroperasi di bulan suci ramadhan.
Sungguh ironi, warga yang tengah khusuk menjalankan ibadah puasa agar menahan diri dari perbuatan negatif, justru di momen bulan puasa ini, aktivitas perjudian tebak angka itu semakin menjadi jadi dan tak terbendung.
Amatan wartawan, tepatnya di Jalan Besar Klumpang Kebun, tepatnya disamping salon atau persisnya dibelakang bengkel pembahasan tebak angka masih saja ramai dibicarakan.
Informasi diperoleh bahwa sub agen kepercayaan Edi Alias Gin Alias Ting dilokasi ini berinisial nama Riki.
” Disini penulis si Riki, tapi bandarnya si Ginting. Rumahnya ada di Kelambir V, dia itu bandar besarnya, dibelakangnya ada kakaknya dia. Itunya pemodal itu” ucap warga yang diwawancara secara eksklusif, Sabtu (21/02/2026).
Warga juga sempat membeberkan kehidupan terduga bandar Edi Alias Gin Alias Ting yang sebelumnya sebagai tukang angon kambing di lahan PTPN.
” Dulu sebelum jadi bandar dia itu masih hidup susah, tapi sekarang setelah jadi bandar togel hidupnya sudah mewah ” beber warga.
Informasi diperoleh kru media ini dari seorang sumber yang layak dipercaya yang meminta namanya agar dirahasiakan wartawan menuturkan, bahwa terduga bandar Edi alias Gin alias Ting diduga telah mencekoki oknum petugas dengan siraman rohani pertiap bulannya.
Sumber menyebutkan bahwa dugaan upeti yang dibagikan oleh terduga bandar perjudian togel dimulai dari Polsek Hamparan Perak yang diduga menerima upeti berinisial nama Aiptu HRL. Sumber menyebutkan HRL tidak hanya sebagai perantara, bahkan HRL juga diduga terjun langsung dan memiliki beberapa Juru Tulis tebak angka di wilayah Hukum Polsek Hamparan Perak.
Sumber melanjutkan, bahwa diduga kuat oknum di Polres Pelabuhan Belawan berinisial D*li juga ikut terafiliasi dengan peredaran judi togel di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan. Sumber menyebut, bahwa D*li diduga bertugas sebagai penerima “upeti” pertiap bulannya guna kelancaran bisnis perjudian togel tetap terjaga di Kecamatan Hamparan Perak Deli Serdang dan di Wilayah Medan Bagian Utara pada umumnya.
Atas adanya informasi yang dibeberkan oleh sumber ini, sejalan dengan fakta di lapangan. Meski sudah disorot media massa berulangkali, dan bahkan sejumlah pemuka agama telah menyuarakan agar penindakan dilakukan sampai kepada akar persoalan dan menangkap para cukong ataupun bandar, namun desakan itu belum di dengar dan dianggap angin lalu saja.
Dikonfirmasi terpisah Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Rosef Efendi mengenai masih beroperasinya perjudian togel di wilayah kerjanya itu, akan tetapi Rosef Efendi masih belum memberikan tanggapan resmi.
MUI Kota Medan Mendesak Kepolisian Menangkap Cukong dan Bandar Perjudian
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan meminta Kepolisian menangkap aktor dibalik bebasnya peredaran perjudian Toto Gelap (Togel) dan peredaran narkotika yang mengancam tatanan sosial di wilayah Kota Medan sekitarnya.
Penegasan tersebut disampaikan oleh Ketua MUI Kota Medan Dr H Hasan Maksum MAg yang meminta pihak kepolisian khususnya Polres Pelabuhan Belawan dan Polrestabes Medan untuk tidak hanya menindak para pelaku dilapangan saja. Menurut Hasan Maksum, menghentikan praktik yang meresahkan masyarakat itu mestinya memburu aktor utama di balik bisnis ilegal tersebut kata dia.
MUI Kota Medan menegaskan hal yang melekat yang menjadi kekhawatiran warga kota medan seperti tindakan kriminal yang perlu disikapi secara serius yakni, tentang peredaran narkoba, perjudian, tawuran, dan begal jalanan.
” Kita sangat mendukung penindakan, penggrebekan bandar bandar narkoba. Kemudian begal, tawuran dan geng motor. Bukan hanya di bulan ramadhan saja kita minta untuk kejahatan yang merugikan dan mencemaskan masyarakat ini bisa diminimalisir di kota medan ” ujar Ketua MUI Kota Medan Dr H Hasan Maksum MAg dalam keterangan resminya kepada wartawan.
MUI Kota Medan juga menyoroti terkait maraknya perjudian offline maupun online yang bisa meracuni generasi muda. Dalam kesempatan tersebut, ia mengisyaratkan sebuah pepatah melayu yang cocok ditengah maraknya gangguan Kamtibmas namun belum sepenuhnya menyentuh kepada akar permasalahan ” Ibaratnya masih jauh panggang dari api jika tidak mampu diberantas dari tengah – tengah masyarakat” tuturnya.
Tambah Hasan Maksum, penindakan harus dimulai dari pelaku utama atau cukong – cukong. Bandar besar Itu yang seharusnya dijadikan target operasi kata dia.
“Cukong atau bandar besarnya, harus ditangkap. Jangan hanya kurir sabu atau penjaga lapak judi yang diproses, karena itu tidak menimbulkan efek jera,” ujar Hasan.
DPRD Sumut dari Partai PDI Perjuangan Mendesak Polda Sumut Turun Tangan
Sekretaris Komisi A DPRD Sumut, Fraksi PDI Perjuangan Henry Dumanter Tampubolon mendesak agar Polisi untuk meningkatkan kepeduliannya terhadap dampak negatif yang ditimbulkan atas maraknya perjudian Togel yang sudah mengganggu tatanan sosial di tengah – tengah masyarakat.
Sebelumnya kepada wartawan, Henry Dumanter Tampubolon mengatakan ditengah kondisi ekonomi masyarakat yang sedang sulit eksistensi perjudian togel dapat mematikan kehidupan rakyat kecil kata dia.
” Kita dalam ekonomi yang sulit ini berharap togel ini tidak makin mematikan kehidupan rakyat kecil, karena kita tau pelanggan togel ini orang-orang yang bermimpi untuk kaya dengan cepat, artinya biasanya ataupun umumnya adalah kalangan masyarakat bawah” tandas legislator berlambangkan banteng itu.
Henry Dumanter meminta kepada Polda Sumut bersama jajaran supaya lebih tegas. Tambahnya, Aparat Penegak Hukum (APH) yang memiliki tugas dalam melindungi masyarakat dari gangguan Keamanan dan Ketertiban (Kambtibmas) agar peka, kasian rakyat itu, ujarnya.
” Karena mereka kan orang-orang bermimpi untuk jadi kaya dengan cara cepat, tanpa menyadari bahwa sesungguhnya warga telah menjadi korban dalam hal ini, artinya masyarakat akan semakin sulit ekonominya. Itu saya minta Pak Kapolda memimpin aparatnya untuk semua jajaran Kapolres agar menekan peredaran judi togel dan jika hal ini dilakukan, hal ini bakal berimbas terhadap tolak ukur keberhasilan Polda Sumut beserta Polres jajaran atas kebehasilannya untuk meminimalisir judi togel di daerahnya” tutupnya. (Red/Tim)







