Jalan Lintas Antar Desa Tanjung Anom – Sei Gelugur Rimbun “Kupak Kapik” Minim Perhatian Pemkab Deli Serdang, “Ditambal” Saat Wapres Lewat Saja!

Deliserdang123 kali dibaca

Deli Serdang, Lintas10.com – Jalan penghubung lintas antar Desa Tanjung Anom – Desa Sei Gelugur, kurang perhatian Pemerintah Kabupaten Deli Serdang. Jalan yang sempat diperbaiki ‘temporary’ itu kini dikeluhkan masyarakat.

Akses jalan yang setiap hari dilalui oleh warga itu, dengan panjang berkisar 4 kilo meter lebih setiap harinya membuat warga menggerutu. Pasalnya, akses warga tersebut diperkirakan 5 tahun lamanya dibiarkan tanpa adanya perbaikan.

Warga dilokasi bermarga Tarigan menuturkan bahwa jalan tersebut disinyalir sengaja dibiarkan rusak. Hal ini kata dia dapat diasumsikan masyarakat mengingat pembangunan jalan yang dilaksakan pada akhir tahun 2025 lalu hanya menyasar di daerah Desa Sei Gelugur Rimbun saja. Padahal, akses jalan utama masyarakat di daerah ini sama – sama mengalami kerusakan yang cukup parah.

” Ini pembangunan jalan di daerah kami, macam dipilih – pilih, di ujung sana, tepat perbatasan Desa Sei Gelugur Rimbun dan Desa Tanjung Anom ini, jalan rusak diperbaiki. Nah disini dibiarkan saja ” ujar Tarigan kepada Lintas10.com, Selasa (10/02/2026).

Senada dengan pernyataan Tarigan, seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Atik juga mengeluhkan hal yang sama. Menurut Atik, persoalan jalan rusak ini sudah berdampak serius di tengah – tengah warga yang dapat berimbas terhadap kewajiban warga dalam menunaikan pembayaran pajak selama ini.

” 5 Tahun bahkan lebih jalan ini rusak parah. Jadinya warga malas bayar pajak. Nasib kita tinggal di negara Konoha inilah bang, jalan rusak tak diperbaiki, tapi kita dipaksa membayar pajak. Coba saja dihitung kendaraan dirumah ada 3, kalau kuhitung – hitung kami banyar pajak dikisaran 5 jutaan pertiap tahunnya. Tapi hasilnya, jalan rusak parah selama 5 tahun dibiarkan saja rusak begini ” pungkas Atik.

Baca Juga:  Jalan Antar Desa di Kecamatan Sunggal Menjadi Langganan Banjir, Penyebabnya Ternyata...

Tidak hanya itu, kata Atik di daerahnya kalau berkendara pada malam hari, bukan saja takut akan begal, melainkan juga harus ekstra waspada lobang – lobang menganga dimana – mana, belum lagi kalau cuaca hujan lobang di jalan sudah tidak nampak lagi keluhnya.

Atik mengisahkan, saat kunjungan Bupati Deliserdang, Asri Ludin Tambunan yang mendampingi Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming Raka, saat meninjau Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 1 Deliserdang yang berlokasi di Jalan Bedikari No. 37, Lau Bakeri, Kutalimbaru, pada hari Kamis (28/8/25) silam, seketika pemerintah setempat “kocar -kacir” hingga larut malam menambal sementara jalan yang rusak.

” Masih segar di ingatanlah bang, sampai malam – malam tiba – tiba material menumpuk dijalan ini. Sempat juga warga senang, ternyata jalan warga akhirnya diperbaiki pikir kami gitu. Eee.. ternyata hanya ditambal saja, tahan sementara. Besoknya baru tau kalau ada mobil iring – iringan dikawal petugas melintas, ternyata wakil presiden mau lewat ” ujar Atik berkelakar tersipu.

Warga juga sempat mengharapkan Wapres Gibran Rakabuming Raka agar sering – sering melintas didaerah mereka. Warga sangat diuntungkan secara tidak langsung dan pemda setempat menjadi cekatan dan malu jika jalan yang sebenarnya sudah kayak kubangan kerbau disaat musim penghujan, cibir warga.

Sementara itu, amatan wartawan Jalan yang diperbaiki di Desa Sei Gelugur pada akhir tahun 2025 kemarin sudah mengalami kerusakan dan saat ini telah dilakukan perbaikan kembali.

Hal ini dianggap menambah catatan hitam akan pelayanan oleh pemerintah setempat, betapa tidak, jalan yang rusak tak kunjung diperbaiki, sementara jalan yang baru saja diperbaiki malah sudah rusak kembali. (Ly).

Baca Juga:  Polisi Terbitkan Surat Tiga DPO Pembacokan Anggota TNI Prada Defliadi Susanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses