oleh

Warga Desa Pematang Panjang Keluhkan Kerusakan Jalan di Desa Ulah Dilintasi Truk Proyek

Last Updated: 14 Sep 2019

Lintas10.com (Seruyan/Kalteng) – Warga Desa Pematang Panjang, Kecamatan Seruyan Hilir Timur, Kabupaten Seruyan, mengeluhkan jalan yang ada di desanya yang rusak lantaran dilintasi kendaraan proyek berupa truk yang lalu lalang membongkar material.

Hal tersebut disampaikan oleh warga Desa Pematang Panjang, Hariri, Jumat pagi (12/9/2019) Kepada Lintas10 pada di lokasi dimana terjadi rusaknya jalan yang setiap harinya dengan dipergunakan oleh warga setempat yang sekarang menjadi rusak akibat dilalui oleh truk material proyek.

Menurut dia, kondisi jalan lingkungan dalam di Desanya itu mulai pada menjadi rusak baru ini, akibat disebabkan kendaraan truk melintas keluar masuk jalan tersebut memuat dan membongkar bahan material batu krikil untuk proyek baru. Dengan membuat jalan langsung menjadi pada rusak, padahal dimana selama ini jalan tersebut pada masih bagus dan tidak pernah kami (warga) melewatinya dengan sampai menggunakan kendaraan seperti truk.

“Warga mengeluh jalan tambah rusak parah sekali, dimana pada sebelumnya ini jalannya cukup baik tidak menjadi pada rusak parah seperti sekarang ini. Ini truk proyek muat material batu krikil lalu lalang ikut jalan desa dampaknya dia merusak jalan umum desa kami yang selama ini digunakan oleh warga,” ujar Hariri.

Dikatakannya, padahal sebelumnya kami sudah pada memberitahukan kepada sopir truk tersebut agar jangan melalui jalan tersebut, namun tidak digubrisnya. Malah tetap dengan terus dilewati oleh truknya, sehingga jalannya menjadi dengan rusak parah.

Kondisi jalan tersebut, dimana pada sekarang ini membuat warga pengendara sepeda motor yang melintas harus berhati-hati. Karena jalannya menjadi rusak parah, dengan lobak dan besi pada bermunculan, akibat tidak dapat menahan beban truk bermuatan tersebut. Sehingga bisa membahayakan warga pengendara motor jatuh.

Dari pantauan lintas10 dilapangan, truk yang membawa material proyek tersebut, adalah milik dari CV. Bangun Citra, yang akan melaksanakan dengan proyek pekerjaan lanjutan pembangunan lingkungan gang sukun RT 19 RW 04 Desa Pematang Panjang Kecamatan Seruyan Hilir Timur Kabupaten Seruyan, dengan anggaran dari APBD Seruyan 2019 sebesar Rp 199.575.000

Adapun dengan diketahui, berdasarkan Undang Undang Nomor 38/2004 tentang Jalan, bagi pihak yang melakukan pengrusakan jalan, dimana dengan dapat sanksi pidananya. Bahkan, tidak tanggung-tanggung ancaman kurungan penjaranya hingga selama 15 tahun dan atau denda hingga pada miliaran rupiah. Seperti halnya dalam Bab VIII Pasal 63 dan 64 UU No 38/2004. Dalam pasal 63 poin 1 dimana dijelaskan bahwa setiap orang yang dengan sengaja melakukan kegiatan yang mengakibatkan terganggunya fungsi jalan di dalam ruang manfaat jalan, maka dipidana dengan pidana penjara paling lama 18 bulan atau denda paling banyak Rp 1,5 miliar. (Fathul Ridhoni)

Komentar

Jangan Lewatkan