oleh

Puluhan Masyarakat Geruduk PTUN Medan, Tuntut HGU PT Merbabu Jaya Indah Raya Segera Dicabut

-lintas Daerah, Top Ten-373 kali dibaca

lintas10.com, Medan – Puluhan warga geruduk kantor Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Kota Medan. Warga Labuhan Batu Utara (Labura) yang tergabung lakukan orasi menuntut Hak Guna Usaha (HGU) PT Merbabu Jaya Indah Raya Segera Dicabut.

Kantor PTUN yang terletak di jalan Bunga Raya No.18 Kelurahan Asam Kumbang Kecamatan Medan Selayang Kota Medan Sumatera Utara (Sumut) dipadati pengunjuk rasa. Dalam aksinya, Masyarakat menuntut agar Hak Guna Usaha (HGU) PT. Merbau Jaya Indah Raya tersebut untuk segera dicabut hak guna usahanya, yang ada di wilayah desa Aek Korsik Kecamatan Aek Kuo Kabupaten labuhan batu Utara. (10/05/2022).

Warga mendesak agar hak mereka segera dikembalikan, seperti HGU PT. Merbau Jaya Indah Raya Segera dicabut, aksi damai ini berlangsung dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, dengan memakai masker, cuci tangan dan jaga jarak.

Selanjutnya, massa kelompok tani patok besi Desa Aek Kuo meminta untuk segera mencabut HGU PT. Merbau Jaya Indah Raya. Menurutnya, masyarakat sudah puluhan tahun berada di wilayah perkebunan tersebut.

” Masyarakat sudah puluhan tahun diperkebunan itu, kenapa kami di usir dan dirampas hak kami selama tiga puluh dua tahun sangat menderita, bahkan bertahun tahun hak kami dirampas, berharap keadilan harus ditegakkan sesuai undang-undang yang berlaku di negara republik Indonesia ini untuk kami masyarakat,” pungkasnya oleh seorang orator.

Dalam aksi damai yang diketuai oleh M. Ali Sabana Tambunan turut mengingatkan massa untuk memakai masker dan menjaga jarak melalui pengeras suara.

Dalam aksinya, pendemo meminta kepada PTUN medan agar segera untuk membatalkan hak guna usaha atas nama PT. Merbabu Jaya Indah Raya, karena berada pada lahan atau tanah yang dikuasai langsung oleh oknum perusahaan.

Baca Juga:  Hindari Tabrakan Dump Truck Ini Terperosok Keparit


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.