Pekanbaru, Lintas10.com- Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Narto, melakukan Press Confernce (siaran pers) di Loby pintu masuk Kantor Kapolda Riau Jln. Sudirman, Pekanbaru (26/8/2018) kemarin. dalam ungkapan nya di depan awak media yang hadir, dikatakannya dengan jelas untuk mengatisipasi aksi pro dan kontra di tengah-tengah masyarakat mengamankan aksi unjuk rasa yang terjadi kemarin 25/8 dalam aksi tersebut yang mencegat rombonagan Neno di pintu keluar bandara.
“Kita lakukan pengamanan situasi bersama pihak TNI, Polri dan Stake Holder. yg kita lakukan itu mengamankan, untuk mengantisipasi terjadi nya hal-hal yg tidak di inginkan, untuk mengantisipasi potensi gangguan. di depan kita bariskan polwan tidak ada presikusi, kita upayakan mengamankan semua pihak. memang ada 1 cidera dalam aksi kemarin tadi nya dua, namun 1 lagi sudah di aman kan,” ujar Kombes Narto.
Mapolresta Pekanbaru Kombes Pol Santo, ia juga mengatakan mendapat dua surat pemberitahuan dari aliansi ormas dan panitia penyelenggara deklarasi di Riau itu, namun surat tersebut sudah di cabut oleh mereka pada tanggal 26/8.
di sini pihak keamanan bertugas menjaga keamanan situasi agar tertib dalam kegiatan Publik.
“Tugas kami adalah memastikan keselamatan seluruh para pihak, kita sampaikan dengan buk neno tidak bisa melanjutkan perjalanan nya, bahwa aksi unjuk rasa dari para pihak pro dan kontra sudah mengancam keselamatan Kamtibmas (Keamanan Tertib Masyarakat) sehingga kita kordinasi ke pihak bandara agar melakukan perjalanan kembali pulang,” katanya.
soal isu LAM (Lembaga Adat Melayu) menyatakan terkait aksi tersebut, Polisi tidak Netral dan utara fadlizon juga menyatakan hal yang sama.
“Pertimbangan kami, pengamanan ini adalah murni demi keamanan maysarakat karena situasi sudah mengganggu kamtibmas,” sebut Narto.
KombesPol Narto menambahkan, memang ada beberapa elemen masyarakat yang menyampaikan aspirasi nya terkait unjuk rasa itu.
“Kita dari pihak keamanan akan melakukan tindakan, jika aksi tersebut dilakukan tanpa ada pemberitahuan, itu sudah melanggar ketentuan yang berlaku,” katanya.
Dari pantauan wartawan Lintas10.com mendapatkan informasi di masyarakat direncanakan siang ini Sekitar pukul 13:30 wib, diduga akan melakukan aksi deklarasi oleh kelompok dengan tagar 2019gantipresiden tersebut di pekanbaru. namun saat ini belum terlihat penampakan tanda-tanda kedatangan akan ada nya aksi tersebut. dan menurut informasi masa juga akan mendatangi mapolda Riau dan melakukan unjuk rasa.(laporan jhonny )







