oleh

Mensos RI tinjau kondisi warga korban banjir bandang di Padang Lawas

-lintas Daerah-369 kali dibaca

PADANG LAWAS, lintas10.com; Menteri Sosial (Mensos) RI, Tri Rismaharini, meninjau langsung kondisi masyarakat terdampak bencana banjir bandang di wilayah kecamatan Batang Lubu Sutam kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara, Senin (3/1) malam.

Mensos Tri Rismaharini menyempatkan diri mengunjungi posko pengungsian korban terdampak bencana banjir di ponpes Babul Hasanah desa Manggis, sekaligus menyerahkan bantuan selimut dan kasur, juga barang kebutuhan dasar lainnya.

Tri Rismaharini mengatakan, bahwa menurut prakiraan BMKG, ini belum puncak musim hujan, masyarakat harus tetap waspada.

Risma juga meminta pihak PLN supaya memutus aliran arus lisktrik ke rumah terdampak banjir demi keselamatan warga.

“Pemerintah akan mendata lebih lanjut lagi terkait untuk penerima bantuan. Kita akan bantu warga terdampak Banjir Bandang, nanti bantuan akan disalurkan oleh pemerintah daerah,” tegas Mensos.

Selain itu, kementerian Sosial melalui Tagana juga akan membantu melakukan pendataan dan asesmen para penyintas bencana. Tagana juga membantu evakuasi warga dari lokasi kurang aman ke lokasi yang lebih aman.

Menurut keterangan sejumlah warga, bahwa dampak musibah bencana banjir di desa Tamiang dan Tanjung barani, lebih 90 persen rumah warga rusak dihantam derasnya arus sungai Sutam.

Seperti dikatakan pj. kepala desa Tamiang, Gokmatua Nasution, bahwa ia telah menyampaikan berbagai keluhan warga kepada Mensos Tri Rismaharini, termasuk bagaimana supaya masyarakat terdampak banjir bandang bisa meneruskan hidup dengan baik.

Karena itu mereka ingin agar dilakukan pengalihan aliran sungai, agar pemukiman warga lebih aman. Selain pemberian bantuan yang merata kepada korban terdampak banjir.

Menurut hasil pendataan, kata Gokmatua Nasution, bahwa desa Tamiang, memiliki penduduk 138 kepala.keluarga (KK). Sedang jumlah rumah yang rusak mencapai 86.unit rumah, baik yang hanyut, rusak parah, rusak sedang dan rusak ringan.

Baca Juga:  Jembatan Puluhan Tahun kini Kondisinya Butuh Perhatian


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.