oleh

Kekerasan Terhadap Wartawan Terulang Lagi, PWI Sumut Kecam Tindakan Pelaku dan Minta Tindak Tegas Mafia Pejudian Diduga sebagai Dalangnya

-Hukrim-135 views

MEDAN, lintas10.com – Ketua PWI Sumut Hermansjah mengecam tindak kekerasan yang kembali terjadi terhadap wartawan yang bertugas di lingkungan Kota Medan Khususnya, dan Sumatera Utara pada umumnya.

Hal ini juga membuktikan kepada masyarakat bahwa ada kelompok tertentu di tengah masyarakat yang tidak ingin kegiatannya diberitakan oleh media. Sebagaimana diduga yang terjadi dalam kasus ini adalah buntut dari sorotan wartawan (korban) yang tengah gencar memberitakan soal perjudian di Provinsi Sumatera Utara.

Oleh karena itu kepada aparat keamanan sebagaimana UU No.40 Tahun 1999 tentang Pers, negara menjamin kemerdekaan Pers serta melindungi profesi dan seorang wartawan saat menjalankan tugas jurnalistiknya di lapangan. Kata Ketua PWI Sumut Hermansjah, Senin (26/7/2021).

PWI Sumut meminta khususnya pihak Kepolisian mengusut tuntas dan menyeret pelaku serta menggulung para mafia perjudian yang diduga sebagai dalang tindak kekerasan terhadap wartawan di Sumatera Utara ini ungkap Hermansjah.

“Terkait hal ini, PWI juga akan melakukan investigasi lebih lanjut terhadap korban dan peristiwa dialaminya”, ujar Hermansjah yang masih mencari data terkait wartawan bersangkutan apakah tergabung dalam satu wadah organisasi kewartawanan, khususnya PWI Provinsi Sumatera Utara.

Untuk itu PWI Sumut melalui Wakabid Hukum Wilfried Sinaga SH diminta menindaklanjuti kasus ini dan berkordinasi dengan aparat keamanan setempat.

Kepada wartawan di daerah ini diharapkan juga agar berhati-hati dalam bertugas dan tetap mengutamakan keselamatan daripada memperoleh berita eklusif yang konsekuensi dan resikonya mengancam jiwa wartawan yang berangkutan ujarnya.

“Apapun beritanya wartawan harus mengutamakan keselamatan, daripada jiwa jadi taruhan kawan kawan saat menjalankan tugas di lapangan” tambahan Hermansjah yang juga adalah Penanggungjawab dan Pemred media Analisadaily.com Medan itu.

Baca Juga:  Simpan Sabu Dalam Sel 4 Warga Binaan Bangkinang Kampar Kembali Berurusan Dengan Penegak Hukum

Selain itu wartawan juga harus tetap mepedomani Kode Etik Jurnalisitik (KEJ) atau KEWI bagi yang non PWI. Karena tuntunan KEJ sebagai salah satu ciri wartawan profesional dalam menjalankan tugasnya di lapangan. Ungkap Ketua PWI Sumut.

Sebelumnya diberitakan media ini, telah terjadi kembali kekerasan terhadap seorang wartawan media online. Peristiwa tersebut terjadi pada hari Minggu (25/7-2021) malam sekitar pukul 22.00 WIB.

Adalah pemimpin redaksi (Pemred) Media Online JelajahPerkara.com disiram air keras hingga mengalami luka serius. Peristiwa tragis ini dialami oleh Persada Bhayangkara Sembiring di Simpang Selayang, depan rumah makan Tesalonika. (Ly/red)



Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Jangan Lewatkan