oleh

JPKP Sumut Desak Inspektorat Simalungun Audit Anggaran Dana Desa Dolok Pariasan yang dinilai tidak Tepat Sasaran

-lintas Daerah-185 kali dibaca

Medan, lintas10.com – Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Sumatera Utara (Sumut) soroti kejanggalan Anggaran Dana Desa (ADD) di Desa Dolok Pariasan, Kecamatan Jorlang Hataran, Kabupaten Simalungun.

Ketua DPW JPKP Sumut Rudi Chairul Tanjung SH, melalui PIC Sosial Ria Sitorus menerangkan bahwa berawal dari keluhan masyarakat desa Dolok Pariasan yang menilai Anggaran Dana Desa (ADD) Dolok Pariasan tidak transparan serta dinilai tidak tepat sasaran, Kamis (21/10/2021).

Seperti halnya penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi warga yang terdampak covid 19 mulai dari tahun 2020 hingga 2021.

Hasil investigasi JPKP Sumut di desa Dolok Pariasan menunjukkan adanya sejumlah warga Dolok Pariasan yang seharusnya layak mendapat bantuan tetapi tidak menerima ujarnya.

Tidak hanya itu, dikatakan Ria Sitorus bahwa untuk lansia yang sudah ada dialokasikan anggaran ADD sebanyak 9 juta rupiah dinilai tidak sepenuhnya dirasakan oleh warga.

“Hanya diberikan makanan berupa bubur kacang hijau dan itu pun hanya sekali saja. Padahal informasi yang diperoleh bahwa ADD dianggarkan 9 juta rupiah untuk lansia di desa ini” ucap Ria Sitorus.

Baca Juga:  Tim Satreskrim Polres Palas Beri Tindakan terukur pembobol Toko Mas




Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Jangan Lewatkan