Home / Provinsi Kalimantan Tengah / Diduga Akibat Oleng Mobil Operasional Inspektorat Kabupaten Seruyan Terguling

Diduga Akibat Oleng Mobil Operasional Inspektorat Kabupaten Seruyan Terguling

Lintas10.com (Seruyan/Kalteng) – Berdasarkan informasi yang dihimpun Lintas10.com, dari Kasatlantas Polres Seruyan, Iptu. Beno Hertanto, dimana pada hari selasa tgl 6 februari 2018 sekitar pukul 09.30 wib di kantor inspektorat Kabupaten Seruyan telah di laksanakan koordinasi tentang info laka lantas yang melibatkan mobil dinas milik Pemkab Seruyan nopol KH 8125 PW, dengan hasil, Pada hari senin tgl 5 februari 2018 di Jalan Koridor PT Hutanindo km 69 kecamatan Tapin Bini Kabupaten Lamandau Provinsi Kalimantan Tengah telah terjadi laka lantas tunggal yang melibatkan mobil dinas tersebut.

Adapun dari Kendaraan yang digunakan adalah, 1 buah Mobil barang toyota hilux double chabin warna hitam nopol KH 8125 PW, yang dikemudikan oleh Rio Emslie Agustino, ST (42) PNS (auditor inspektorat kab seruyan), alamat Jl. Patimura Kelurahan Kampung Pembuang I Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan. Bersama penumpangnya, yakni, H. Kairil Abwar SH. (56) PNS ( Irban Wil III Inspektorat Kabupaten Seruyan) alamat, jalan Maijend Suprapto, kelurahan Kuala Pembuang Satu, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupatarn Seruyan, Tamzil Budiana, S.IP, (35)PNS (auditor inspektorat kab. Seruyan), alamat Jalan Abadi, Kelurahan Kuala Pembuang Satu, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, dan Ulie Hadianto (35) PNS (pengurus barang inspektorat kabupaten Seruyan)

Kronologis kejadiannya, Sewaktu mobil barang toyota hilux warna hitam nopol : KH 8125 PW yang dikemudikan Rio Emslie Afustino ST berjalan dari arah Lamandau menuju PT. Hutanindo,  saat melintas di Km. 69 tepatnya saat melintas dijalan menurun, pengemudi tidak bisa mengendalikan kendaraan yang mengakibatkan mobil oleng dan terguling dijalan.

Akibat dari kejadian tersebut, dimana pengemudi dan penumpang tidak ada yang mengalami luka serius, untuk mobil barang toyota hiluc warna hitam nopol KH 8125 PW mengalami kerusakan pada bagian samping kanan, dan atas kejadian ini diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp.10 juta.

“Setelah kejadian tersebut, dimana kendaraan langsung di evakuasi dan dikemudikan kembali guna melanjutkan perjalanan, dan dengan pada saat ini posisi terakhir kendaraan, pengemudi dan penumpang masih berada di kecamatan Suling tambun masih dalam rangka perjalanan dinas,” sebut Kasat menjelaskan (Fathul Ridhoni).


Baca Juga

Upacara HUT Proklamasi Kemerdekaan RI Ke-73 di KOBAR Berlangsung Meriah

Pangkalan Bun, Lintas10.com- Kabupaten Kotawaringin Barat Gelar Upacara Hari Proklamasi Ulang Tahun Republik Indonesia yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.