oleh

4 Orang diduga Terlibat Barang Haram Sabu di Cokok Polisi

Kotapinang, lintas10.com- Empat orang diduga pengedar narkoba jenis sabu-sabu disikat habis masuk ke jeruji besi oleh Team  Khusus Anti Bandit (Tekab)  Polsekta Kotapinang ditempat yang berbeda.

Salah satunya Arman (35) yang sehari-hari bekerja sebagai sopir alamat Dusun Bintais, Desa Mandalasena, Kecamatan Kotapinang. 

Berawal dari laporan masyarakat Tekab langsung gerak Patroli diJalinsum Perkebunan Normarak, Tekab curiga dengan gerak Arman yang saat itu kebetulan lagi menunggu pembeli.

Dengan kejelian Tekab saat dilakukan penangkapan dan penggeledahan, saat itu Arman melawan petugas sempat terjadi ensiden perkelahian Tekab dengan Arman.

Namun dengan beberapa tehnik bela diri yang selalu diasah di Lapangan Polsekta Kotapinang,  Arman lumpuh ditangan Tekab pukul 17.30 WIB langsung diberikan gelang kembar merek Polri.

“Adapun barang bukti yang didapatkan didalam saku belakang Arman satu bungkus plastik bening berisi sabu-sabu, satu  bungkus rokok sampurna, satu lembar tisue warna putih diduga pembukus barang haram dan satu unit handpone merek Nokia waran hitam diduga alat penghubung pembeli,” jelas Ipda CH Suhartono.

Arman menjelaskan barang haram ia dapat dari M seberat lima gram dan tiga gram sudah terjual dan dua gram tersisa.

“Saya lakukan pekerjaan ini sejak dua bulan lalu saya menjual sabu-sabu dan saat ketangkap saya lagi menunggu pembeli,” kata Arman.

Di tempat yang berbeda dihari yang sama atas informasi masyarakat adanya pesta sabu-sabu sekitar pukul 22.30 WIB, gerak cepat Tekab unit reskrim Polsekta Kotapinang langsung ke lokasi TKP melakukan penggrebekan sekaligus penangkapan di Dusun Sumberjo Blok Songo, Desa Sisumut, Kecamatan Kotapinang.

Ketiga tersangka pemakai sekaligus pengedar yang dibekuk Tekab berindisial  HOT (35) warga Blok Songo, Desa Sisumut, AT (36) warga Aek Batu, Kecamatan Torgamba, NN (20)warga Sisumut, Kecamatan Kotapinang.

“Di TKP ditemukan barang bukti berupa bungkusan berisi sabu-sabu, bong dan perlengkapan untuk mengkonsumsi sabu-sabu dan semua di jadikan barang bukti untuk pengembangan,” kata Ipda G Sinurat SH, MH.

“Tersangka HOT, AT, NN saat dimintai keterangan mereka mendapatkan barang haram dengan cara membeli dari H selaku pengedar sebanyak Rp 250.000,. H sendiri yang mengantar barang tersebut,” ungkap tersangka.

Kapolsekta Kompol S Sembiring saat dikompirmasi media membenarkan adanya penangkapan pengedar narkoba jenis sabu-sabu didua tempat yang berbeda, untuk tersangka Arman di perintahkan kepada Ipda CH Suhartono lakukan pengembagan kepada M yang identitas sudah dikantongin Kamis (24/09/2020).

Sementara untuk ketiga HOT, AT dan NN diperintahkan Panit I Ipda G Sinurat SH, MH Tekab Unit Reskrim melakukan pengembangan dan sudah mendatangi rumah H serta mencari barang bukti sabu-sabu di rumah H namun tidak ditemukan dan rumahnya terkunci tidak ada orang, namun sudah mengantongi identitas dan lokasi permainan H. 

“Ya saya berharap kepada masyarakat hendaknya jangan mendekati apa lagi mengkomsumsi barang haram tersebut, Team Tekab saya terus Patroli dan berantas barang-barang haram tersebut,” tandasnya. (Candra Siregar)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Jangan Lewatkan