oleh

Walikota Padangsidimpan Sampaikan LKPJ di sidang Paripurna

Padangsidimpuan, lintas10.com-Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution, SH sampaikan nota perhitungan atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kota Padangsidimpuan Tahun Anggaran (TA) 2019, pada Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padangsidimpuan di ruang rapat Paripurna DPRD Kota Padangsidimpuan, Jum,at (17/07/2020)

Rapat Paripurna di tengah pandemi Virus Corona atau Covid-19 ini sedikit berbeda. Hal ini dilihat dari sidang yang dipimpin Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan Siwan Siswanto, SH harus tetap mengedepankan protokoler kesehatan yakni cuci tangan dan memakai masker.

Usai dibuka Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan, agenda sidang dilanjutkan dengan penyampaian nota perhitungan atas LKPJ Walikota Padangsidimpuan Tahun Anggaran (TA) 2019, yang disampaikan Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution, SH.

Menurut Walikota, diantara fungsi pokok penyampaian LKPJ adalah menciptakan mekanisme checks and balance penyelenggaraan pemerintahan daerah khususnya antara Pemko Padangsidimpuan dengan DPRD. Selain itu juga mendorong mewujudkan tata kelola kepemerintahan daerah yang semakin partisipasif, transparan dan berakuntabilitas.

Dijelaskan Walikota, dalam bidang pengelolaan keuangan daerah relatif dapat dikelola secara efektif guna mendukung kebutuhan pembiayaan pembangunan Kota sPadangsidimpuan secara berkelanjutan. Di samping itu, dari sisi belanja daerah, pengelolaan keuangan daerah juga diselenggarakan berdasarkan prioritas pembangunan kota yang ditetapkan.

“ Untuk menghindari pelaksanaan anggaran yang kurang tepat sasaran, juga dilakukan evaluasi kinerja secara berkala. Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya kemungkinan pemborosan atau kurang tepat sasaran dalam pengelolaan keuangan daerah, “ ujar Walikota.

Baca Juga:  Saat Akan Beraksi Pencuri Rumah Kosong Hampir Di Amuk Massa


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.