oleh

Terobos Antrian Masuk Kapal Ferry Ihan Batak Pengendara Komplain ke Petugas

-lintas Daerah-154 kali dibaca

Samosir, lintas10.com- Beberapa penumpang kendaraan pribadi protes kepada petugas parkir di Kapal Penyeberangan Ihan Batak saat hendak menyeberang dari Pelabuhan Ambarita menuju Pelabuhan Ajibata, Minggu (27/3) sekira pukul 12.00 WIB.

R.Purba dan E.Napitupulu salah satu penumpang yang kecewa atas ulah oknum petugas pengelola parkir Kapal milik pemerintah tersebut kepada wartawan mengaku, mereka berjumlah enam orang datang dari Kota Samosir dan hendak menuju pulang ke kota Medan. Pukul 10.00 WIB, kendaraan yang ditumpangi tiba di Pelabuhan Penyeberangan Ambarita. Lalu mengantri setelah membeli tiket.

“Saya mendapat infornasi kapal akan tiba ke Pelabuhan Ambarita pukul 12.00 WIb dan berangkat ke Pelabuhan Ajibata pukul 12.30 WIB. Saya pun bersama teman menunggu sambil menikmati kopi dan makanan ringan di warung sebelah pelabuhan. Mendapat kabar Kapal sudah tiba di Pelabuhan, selanjutnya saya bersama teman-teman bergegas menuju mobil di parkiran, namun saat kenderaan kami hendak masuk ke dalam kapal, petugas antri di kapal mengatakan bahwa kenderaan sudah penuh dan menyuruh kami untuk menunggu pemberangakatan berikutnya,”ucap E.Napitupulu kesal.

Sambung E.Napitupulu lagi, anehnya ia seolah dianggap baru datang dan salah satu petugas di kapal  mengarahkan mereka untuk konfirnasi ke petugas loket antrian.

Tidak senang, kepada petugas Kapal, E.Napitupulu pun mempertanyakan perbedaan kendaraan lain yang datang jauh sebelum mereka dan di izinkan masuk ke kapal, sementara antrian nya di belakang.

E.Napitupulu pun meminta agar kendaraan yang masuk ke dek kapal sesuai antrian. Akibatnya, terjadi kericuhan dan perang mulut antara E.Napitupulu bersama penumpang lainnya yang mengetahui kondisi itu.

Baca Juga:  Ini Reaksi Laskar Merah Putih Terhadap ASN diluar Daerah Lampung Timur Ikut Uji Kompetensi


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.