Sebuah Catatan LW Dari Porprov X Riau… Tarian Kolosal Ciptaan BG EM, Mampu Pukau Ribuan Orang

Kuansing122 kali dibaca

Lintas10.com. Kuansing – Tidak banyak orang yang mampu menciptakan sesuatu, yang dapat memukau dan membuat takjub setiap orang yang menontonnya.

 

Seperti yang disaksikan pada pembukaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Riau X yang lalu, menampilkan sebuah Tarian kolosal Ciptaan Epi Martison yang biasa di sapa Bg EM ( sang komposer asal Kuantan Singingi), ternyata mampu memukau dan menakjubkan.

Betapa tidak, setiap geraknya, mampu menampilkan kesan estetis. Begitu ruaaaaaaaaaaaar biasa. Ya luar biasa. Oleh karena itu, hanya sebuah ucapan yang dapat diberikan ” BG EM Teruslah berkarya

 

Sehingga orang lebih banyak tahu, dengan Bg EM hanyalah yang selalu bergelut di bidang seni budaya. Dan bagi masyarakat Kuansing, memang masyarakatnya banyak yang tidak tahu.

 

Padahal Bg EM adalah seorang Koreografer, dan Dosen di Institut Kesenian Jakarta dan Universitas lainnya. Bahkan pada pembukaan Porprov X Riau lalu,  ditampilkan sebuah Tarian kolosal ” Ciptaannya sendiri. Dan mampu “membius” masyarakat Kuantan Singingi yang menyaksikan langsung maupun lewat kanal youtube.

 

Adalah sebuah Tarian kolosal ciptaan Bg EM, dengan didukung 500 penari. Gerak tari kolosal yang mampu memukau, lantaran media gerak para penari hanyalah hamparan rumput hijau dilapangan Sport Center.

 

Bahkan Gubernur Riau H. Syamsuar memberikan pujian untuk Kuansing. ” Acaranya sangat luar biasa, Kuansing yang menjadi tuan rumah,,” ujarnya singkat.

 

Begitu juga dengan Plt. Bupati Kuansing, Suhardiman Amby pun tampak percaya diri. “ Kuansing sangat luar biasa, selama ini sempat lari.

 

Bg EM teruslah berkesenian. Teruslah berkarya.
Pepatah kuno mengatakan ” Gajah mati meninggalkan gading. Harimau mati meninggalkan belang. Manusia mati meninggalkan Karya “.

Baca Juga:  Pemasangan LPJU Melalui Fokir Muhammad Nasir Di mulai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.