Home / Birokrasi / Oknum Pejabat Dinas Perizinan Akan Dijemput Paksa Polisi

Oknum Pejabat Dinas Perizinan Akan Dijemput Paksa Polisi

Rantauprapat,lintas10.com- Oknum Pejabat Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Pelayanan Terpadu Satu Atap Kabupaten Labuhanbatu inisial H.PD akan dijemput Paksa Polisi.Tapi penjemputan paksa itu dilakukan bila yang bersangkutan mangkir dan mengabaikan surat panggilan pertama dan surat panggilan kedua.

Sebab siapapun masyarakat yang notabene Warga Negara Indonesia dimata Hukum sama,baik Pejabat maupun rakyat biasa.

Demikian rangkuman Wartawan lintas10.com, Kamis.(28/2) di Mapolres Labuhanbatu ketika mengkonfirmasi Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu AKP Teuku Fathir S.IK terkait Laporan Polisi Ahmad Syukur Siregar tanggal 4 Januari 2018 kemarin dugaan penggelapan Surat Ijin Mendirikan Bangunan Perumahan 67 Pintu yang diurus sejak Bulan Agustus Tahun 2017 lalu.

“Ya ada yang bersangkutan Oknum Pejabat H.PD dilaporkan terkait Surat IMB,namun Pejabat yang bersangkutan sampai saat ini belum mangkir bahkan masih koperatif namun belum ada waktunya hadir penuhi panggilan Penyidik,”urai Putra Aceh tersebut sembari mengutarakan bahwa Surat Panggilan Pertama dan Kedua sudah dilayangkan pihaknya.

H.PD selaku Pelaksana Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Atap,Kamis.(1/3) sekitar Pukul.08:39 ketika hendak ditemui lintas10.com guna Konfirmasi hingga berita ini dikirimkan tak berjumpa.

Khabar ini mencuat setelah
Mantan Ketua SPSI Kabupaten Labuhanbatu,Ahmad Syukur Siregar (43) melaporkan ke Polisi Oknum Pejabat di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Atap, H.PD (56) terkait Surat Ijin Mendirikan Bangunan.

Ahmad Syukur Siregar kepada Sejumlah Wartawan,Rabu (28/2) dikediamannya menguak bahwa beberapa bulan lalu sekitar Agustus 2017 pihak nya ada mengurus Ijin Perumahan 67 Pintu ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Atap Kabupaten Labuhanbatu.

Syukur dan rekannya sudah memenuhi semua berkas administrasi mulai dari permohonan hingga menyerahkan uang kontan sejumlah Rp.20.224.800 (Dua Puluh Juta,Duaratus Duapuluh Empat Ribu Delapan Ratus Rupiah). Kepada salah seorang PNS yang tidak lain anggota H.PD selaku Pimpinan di Dinas yang mengurus Perizinan tersebut.

Belakangan, tepatnya 28 Nopember 2017 Surat Ijin yang diharapkan tak kunjung diterima meski sudah membayar puluhan Juta Uang yang dibubuhkan tanda terima lengkap pakai cap stempel Dinas tersebut.

Setelah berulang kali Syukur Siregar menemui Pimpinan Dinas terkait yang ber inisial H.PD selalu tidak mendapat jawaban yang memuaskan kenapa Surat IMB tidak diterimanya.

Merasa geram,dan habis kesabaran akhirnya H.PD di Laporkan Resmi oleh Syukur Siregar ke Mapolres Labuhanbatu yang diduga menggelapkan Surat IMB yang rencananya di bangun di kawasan Kelurahan Bakaran Batu Kecamatan Rantau Selatan Kabupaten Labuhanbatu.

Syukur juga merasa aneh meski sudah membayar puluhan Juta diluar dari jumlah yang tertulis di Kwitansi tanpa ada keterangan Perda Retribusi jenis apa yang dibayarkan,bahkan Surat IMB tak juga di dapat.

Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu AKP Teuku Fathir ketika dikonfirmasi lintas10.com ,Rabu (28/2) membenarkan tentang adanya Laporan tersebut meski hingga sudah panggilan kedua Oknum H.PD tak kunjung menghadiri Panggilan Polisi.(SiRa)


Baca Juga

Panti Asuhan Dan Panti Jompo Dibantu Darma Wanita Persatuan Labuhanbatu

Rantauprapat,lintas10.com-Emak-emak.yang tergabung dalam.Darma.Wanita Persatuan Kabupaten Labuhanbatu berbondong bondong mengunjungi Panti Jompo di Jl.Dewi.Sartika dan Panti …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.