Home / lintas Labuhan Batu / di Kota Pinang Tabrakan Maut Supir Truck Bermarga Siahaan Tewas Ditempat

di Kota Pinang Tabrakan Maut Supir Truck Bermarga Siahaan Tewas Ditempat

LABUSEL, Lintas10.com- Tabrakan beruntun terjadi di depan SPBU No: 14.214.288 jalan Titi Merbau Kotapinang, truck yang dikemudikan Tobing tabrak truck yang dikemudikan Pasaribu bermuatan pupuk yang ingin belok ke SPBU.

Kronologi kejadian kata Tompul (52) mandor SPBU truck bermuatan pupuk datang arah dari Rantau Prapat belok ke SPBU dan tiba-tiba suara keras terdengar, dilihat asal sumber suara ternyata truck bermuatan ratusan zak sudium carborak soda solvay-l menabrak, setelah itu sepeda motor vixon yang berada dibelakangnya ditabrak truck yang juga sedang melintas akibatnya pengendara sepeda motor terjatuh bersama yang dibonceng.

Kanit lantas AKP Kencana Ginting ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian laka lantas sekitar pukul 17.10 WIB di depan SPBU dan korban sudah di evakuasi ke Rumah sakit terdekat setelah beberapa jam sopir truck bermarga Tobing dan penumpang bermarga Siahaan Nopol  BK 9439 EA.

“Laporan anggota kita Siahaan yang di RSUD Kotapinang sudah meninggal,” ujar Kanit Lantas Kotapinang.

Sementara pengendara sepeda motor vixon yang ditabrak truk bermuatan soda solvay-l 25 Kg dibawa ke RSUD Kotapinang, pengemudi bernama Mairun (37) hanya luka lecet kaki sebelah kiri dan dua anaknya menderita lecet-lecet sementara istrinya bernama Suliani (33) patah paha sebelah kanan dan kepala tangan luka robek.

Mairun pengemudi vixon warga Blok Songo Desa Sisumut menjelaskan pada Lintas10.Com saya memperlambat speda motor karena truck didepan belok ke SPBU dan tiba-tiba truck dari belakang menabrak anak dan istri terjatuh ke tengah setelah itu tidak tau lagi.

“Kami ditabrak dari belakang,” katanya kepada lintas10.com minggu (10/9/2017).

Kadis Perhubungan Batara Harahap begitu mendengar kejadian dan melihat kendaraan yang antri puluhan kilometer menurunkan anggotanya untuk melancarkan kendaraan yang macetkan  arus lalulintas.

Dan lagi-lagi Kadishub menjelaskan keterlambatan mengevakuasi kendaraan yang tabrakan dikarenakan mobil derek tidak ada.

“Mudah-mudahan usulan kita dikabulkan dan disetujui DPRD kita, agar keterlambatan evakuasi kecelakaan tidak lama lagi,” terangnya.(Candra Siregar)

Baca Juga

TNI&POLRI Musnahkan Ladang Ganja di Aceh

Aceh,lintas10.com- TNI dan POLRI melakukan pemusnahan terhadap LK 6 Ha ladang ganja oleh 130 orang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *