BUMDES Dianggap tak Becus Kelola Pom Mini Kades Butang Baru Perintahkan Tarik semua Aset

lintas Daerah, Top Ten706 kali dibaca

Sarolangun, lintas10.com- Kepala Desa  Butang Baru Slamet Rahardjo sedikit kesal dengan ulah para pengurus BUMDES selaku pengelola Pom mini yang bergerak di bidang usaha penjualan BBM yang menggunakan persenan modal dari dana Desa Butang Baru kecamatan Mandi Angin Timur kabupaten Sarolangun Propinsi Jambi.

Hal ini di sampaikan oleh kepala Desa pada lintas10.com belum lama ini di Desa Butang Baru.

“Setelah kita evaluasi, kita udah putusin untuk menarik dan mengambil
Alih usaha pom mini ini, dari pada saat ini kita telah meminta pada pengurus BUMDES untuk duduk bersama untuk menjelaskan secara administrasi dan laporan pertanggung jawaban atas hasil  selama ini,” ujar Slamet.

Namun saat ini para pengurus BUMDES ini diundang untuk rapat tak kunjung datang sehingga dengan demikian untuk saat ini belum ada kejelasan apa alasan dari mereka.

“Terkait hal ini kita juga telah memberi tahu pada anggota BPD Desa agar turut serta membantu dalam hal inj, karena BPD punya peran penting dalam
Hal pembangunan di sini,” terang nya.

Saat ini telah dua kali dipanggil untuk di
Minta pertanggung jawaban atas hasil dari Perjualan yang selama ini di lakukan mereka, karena hal ini sangat penting.

“Kita ingin tahu berapa lagi jumlah modal serta berapa banyak hasil yang di dapat selam di kelola oleh pihak BUMDES,” tutupnya.

Nursoleh mantan PJ Butang Baru pihak yang bertanggung jawab atas penggunaan dana Desa tahun 2021 ketika di komfirmasi awak media ini
terkait Dengan sengkarut di
Tubuh BUMDES yang bersangkutan tak mau menjelaskan secara detail jumlah anggaran pembangunan Pertashop pom mini ini.

“Saat ini kita bantu penyertaan modal Rp 100 Juta,” terangnya singkat.

Baca Juga:  Penanganan Kasus Buruh Tewas Tertimbun Pasir Tembak Dilimpahkan Ke Polres Siak

Ketika di tanyakan Soal biaya pembangunan mencapai 600 JT
Nursoleh tak mau lagi menjawab.

Komentar