Arteria Dahlan Anggota DPR RI Serukan Copot Kadis LHK Riau

Pelalawan692 kali dibaca

Pelalawan,lintas.com – Komisi III DPR RI yang membinai Hukum, HAM dan Keamanan, Arteria Dahlan dan Ichsan Soelistio turun gunung. Keduanya didampingi Komisi XI DPR RI asal Riau dari Partai PDIP, Marsiaman Saragih dan Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau, Zukri Misran merupakan Ketua DPC PDI Perjuangan.

Para politisi dari partai moncong putih ini, tiba Desa Pangkalan Godai, Kecamatan Langgam Kabupaten Pelalawan pasnya Blok 206, di sambut ratusan masyarakat, Senin (3/2) sekitar pukul 19.00 WIB malam tadi.

Begitu Arteria Dahlan bersama rombongan menginjakkan kaki di Blok 206, ratusan masayarakat berteriak keras, tolong kami Pak. Tak tahu lagi mau ngomong apa. Sawit kami mau di tumbang, ini mata pencarian kami Pak Dewan, kata kaum ibu bersuara lantang sambil mengerumini para politisi.

“Lahan masyarakat luasnya sekitar 1.300 hektar, kalau sawit di tumbang bakal meningkat angka kemiskinan. Ini mesti diperjuangkan dan dipikirkan gimana caranya lahan masyarakat tidak di tumbang,” ujar Ketua DPC PDIP, Zukri Misran.

Kata Zukri, sudah menyurati DPP PDI Perjuangan agar lahan masyarakat tetap dipertahankan. “Kita sangat berharap kepada bang Arteria. Kita paham ada putusan yang dikeluarkan, tapi kita mesti paham masyarakat butuh bantuan. Saya yakin hukum hanya ketaatan sesunggunya hukum keadilan rakyat Indonesia,” jelasnya.

Komisi III DPR RI, Arteria Dahlan mengatakan, PDI Perjuangan peka terhadap keluhan masyarakat, semua surat menyurat sudah masuk ke meja Komisi III DPR RI.

“Kami sudah berjanji jumpai masyarakat, saya minta maaf lantaran kemalaman. Memang baru dapat informasi sebagian, namanya PDI Perjuangan selalu berpihak mengedepankan rakyat banyak.”

Kita punya Moto, memperjuangkan tanah air bekerja dalam membantu tapi semua berdasarkan aturan main dan aturan Hukum, PDIP taat semua itu.

Baca Juga:  Geger, di Temukan Mayat Di Desa Sungai Buluh, ini Penjelasan Polisi

Menurut Arteria dahlan, dirinya sungguh sungguh mau membatu masyarakat Desa Pangkalan gondai. “Kami tetap setia dan konsisten menjaga kepentingan masyarakat, kita melihat sederhananya saja. Ada Dua gajah bertarung, jangan semut jadi korban. Silahkan PT PSJ sama PT NWR bertempur gunakan jalur hukum sekuat-kuatnya. Tapi haramkan satu jengkal tanah rakyat tidak bisa di gusur,” tegasnya berkelakar.

Soal proses hukum kedua pihak berseteru prosesnya lewat jalur PN dan Kasasi. Saya melihat sangat singkat Ada putusan PN, si A PT PSJ memang, tapi mari hormati putusan Kasasi MA.

Kepada masyarakat agar menjaga diri menjaga hati, kita dudukkan dulu permasalahan yang ada, serunya.

Politis PDI Perjuangan ini menekankan, untuk menunda esekusi plasmanya rakyat atau masyarakat. Soal Puluhan Ekskavator berada di lapangan siap siap, melakukan eksekusi.

Kami bakal bertemu Kapolda dan Kejati terkait permasalahan dengan cara kekuasaan atau kewat putusan MA, saya lihat belum terakomodir kasasi MA.

Mohon doa, kita mencari jalan keluar secara martabat dan secara moral atau kami pelayanan negara tidak kalah dengan pengusaha. Hukum ini bisa tegak dan adil.

“Pertemuan dengan Kapolda Riau dan Kejati untuk kepentingan rakyat.”

Arteria instruksikan Ketua DPC Riau, Zukri agar pihak DLHK di panggil. Usut itu surat, bila perlu di copot Kepala Dinas LHK, jangan mau di adu domba.

Kita bakal berusaha melakukan tidak semuanya merobohkan kebun plasma. Kita bakal coba, kalau tidak bisa namanya DPRD, banyak cara yang bisa dilakukan untuk DLHK, Pungkasnya (Adi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses