oleh

Tak terima Atribut dan wajah pengurus di tampilkan disalah satu media online, MPSU ambil langkah hukum dan laporkan ke Dewan PERS

SUMUT, lintas10.com- Pasca mencuat nya pemberitaan di media online dengan Judul Kapolda Sumut Diminta Tidak Menerima Audiensi LSM Abal-Abal dan LSM Abal-Abal Memicu Retaknya Hubungan Harmonis Media Dengan Kepolisian yang menggunakan Atribut serta wajah pengurus MPSU (Masyarakat Perduli Sumatera Utara) berbuntut panjang, Senin (03/08/2020)

Awal mulanya ada berita di salah satu media online yang terbit tanggal 01/08/2020 yang telah menuai pro dan kontra dan sangat disayangkan berita terbit tanpa ada konfirmasi dari sipenulis bahkan tidak meminta izin untuk menaikan gambar pengurus MPSU di berita yang terkesan tendensius dan menggiring opini publik.

Melalui Tim Advokasi MPSU ( Masyarakat Perduli Sumatera Utara ) Taufik Sitepu, SH, MH dan Patar Mangimbur Permahadi, SH dan Mulya Koto selaku Ketua Umum MPSU didampingi Ketua MPSU DPC Kota Medan, Arman Sinaga, SE dan Sekretaris nya Alpianda Bangun serta Calon Ketua BAIN-HAM RI Provinsi Sumatera Utara, Novrizal Tanjung resmi melaporkan pro dan kontra akibat berita tersebut ke Mapolda Sumatera Utara tepat nya Senin siang tanggal 03 Agustus 2020

Ketua Umum MPSU ( Masyarakat Perduli Sumatera Utara ) Mulya Koto ketika dikonfirmasi lintas10.com mengatakan
bahwa atas pemberitaan tersebut dirinya selaku Dewan Pimpinan Pusat Masyarakat Perduli Sumatera Utara (DPP-MPSU) merasa keberatan dan merasa nama baik MPSU telah tercemar dan mencoreng nama baik organisasi yang dipimpinnya.

Adapun alasan keberatan MPSU yang diajukan adalah sebagai berikut :

1.Bahwa Masyarakat Perduli Sumatera Utara (MPSU) bukan LSM melainkan merupakan organisasi perkumpulan yang bekerjasama proaktif (kemitraan) dengan Pemerintah, Eksekutif, Legislatif, dan Yudikatif, TNI, POLRI, BNN, KEJAKSAAN, Advokat, LSM, Ormas, Media, Swasta dan pihak lain yang saling menguntungkan serta tidak mengikat.

Baca Juga:  Bupati Lepas Kontingen Pramuka Sergai ke Raimuna Nasional ke Cibubur

2. MPSU telah terdaftar berdasarkan Akta Pendirian Nomor 07 tanggal 22 Oktober 2019 dibuat dihadapan AGUSNITA CHAIRIZA,SH.SpN, Notaris di Medan, serta telah melakukan pemesanan nama Perkumpulan Masyarakat Perduli Sumatera Utara di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia dengan nomor pemesanan nama : 20190923155456141237, tanggal 23 Oktober 2019, disamping itu juga Masyarakat Perduli Sumatera Utara (MPSU) telah mempunyai Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dengan Nomor Register : 93.332.737.1-125.000,a.n Masyarakat Perduli Sumatera Utara (MPSU),

3. Bahwa Masyarakat Perduli Sumatera Utara tidak pernah melakukan penarikan sejumlah dana untuk menghentikan sebuah permasalahan yang mana sudah diberikan kuasa pendampingan khusus untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi di lingkungan masyarakat khususnya Sumatera Utara.

4.Adanya statement atau pendapat dari oknum Kepolisian Sektor Medan Helvetia yang berpangkat Panit di dalam pemberitaan di media Online tersebut.

5. Bahwa pemberitaan melalui media online telah melakukan pemberitaan yang tidak benar atau bohong dan patut diduga telah melakukan pencemaran nama baik terhadap organisasi Masyarakat Perduli Sumatera Utara

“Kami dari DPP – MPSU ( Dewan Pimpinan Pusat Masyarakat Perduli Sumatera Utara) sudah melayangkan surat kepada Bapak Kapolda Sumatera Utara Irjen. Pol Martuani Sormin, Cq Ditreskrimsus dan Cq Kabid Propam dan di tembuskan ke Bapak Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si,” Ungkap Mulya Koto.

Tidak sampai di situ DPP MPSU juga sudah mengirimkan surat ke Dewan Pers terkait pemberitaan di Media Online tersebut dan membeberkan semua bukti-bukti link di salah satu media online yang sebelumnya naik dengan Judul Kapolda Sumut Diminta Tidak Menerima Audiensi LSM Abal-Abal yang sudah dihapus dan bukti Scranshoot yang dibuat oleh oknum wartawan tersebut.

Baca Juga:  Total Hadiah 10 Milyar, TNI Gelar Lomba Marathon Terbesar di Indonesia

“Secara personal atau individu laporan saya di terima dan tertuang di STPL Mapolda Sumatera Utara yang mana isinya dengan tegas menuliskan kata-kata yang menyerang saya di grup WhatsApp yang dilakukan oleh pemilik nomor yang kita rahasiakan sampai kita tau siapa orang tersebut sebenarnya dan saya yakin Bapak Kapolda Sumut akan tau siapa yang harus didengarkan demi tegaknya Supremasi Hukum di Wilayah Hukumnya,” Tambah Mulya Koto

Sementara itu Tim Advokasi MPSU, Taufik Sitepu, SH, MH menambahkan kami Masyarakat Perduli Sumatera Utara juga meminta kepada Bapak Kapolda Sumatera Utara dalam hal ini Bapak Irjen Pol Martuani Sormin untuk melakukan reaksi cepat kepada oknum wartawan tersebut karena bisa dapat menimbulkan konflik antara LSM serta jajaran pengurus MPSU yang sudah terbentuk di Kota Medan, Kabupaten Karo, Kabupaten Labuhan Batu.

“Isi beritanya terkesan tendensius dan dengan jelas menampilkan atribut bahkan wajah pengurus MPSU dan membuat nama MPSU tercemar karena tidak ada menggunakan kata dugaan,” Jelas Taufik Sitepu,SH,MH. (Bonni T Manullang)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Jangan Lewatkan