Home / Provinsi Kalimantan Tengah / Parit Beton Tidak Kunjung Diperbaiki, Dinas Pekerjaan Umum Tidur…?

Parit Beton Tidak Kunjung Diperbaiki, Dinas Pekerjaan Umum Tidur…?

Lintas10.com (Seruyan/Kalteng) – Masyarakat Kabupaten Seruyan, di Kuala Pembuang, sesalkan Pemerintah Daerah Kabupaten Seruyan, melaui Instasansi terkaitnya, yakni Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Seruyan, yang dimana dari dulu hingga sampai sekarang ini tidak pernah perhatikan dan menanggapi maupun pada berniat akan memperbaiki kembali dengan adanya salah satu Parit beton(Drinase) pada rusak sejak lama sudah, yang ada di area lokasi dalam Ibu Kota Kabupaten Seruyan, Kuala Pembuang, kususnya yang berada di Lingkungan jalan MT.Haryono dan jalan Mayjend Suprapto, RT 4, Kelurahan Kuala Pembuang 1, Kecamatan  Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah. Yang hingga dengan kini tidak juga tak kunjung diperbaiki, terkesan seperti ketiduran tutup mata.

Padahal lokasi tersebut pada berada ditengah dalam Ibu Kota Kabupaten Seruyan, Kuala Pembuang. Bahkan sudah sering dengan diberitahukan dan diusulkannya oleh warga, dengan dari tahun ke tahun anggaran. Karena apabila hujan, dengan ditambah air sungai Seruyan yang pada pasang, maka terjadilah banjir di area lokasi tersebut. Sedangkan yang sangat disayangkannya sekali, uang rakyat tersebut, kebanyakan digunakan pada hal yang diduga dengan Mubajir, dimana halnya proyek yang tidak jelas dari kegunaan dan manfaatnya, seperti salah satunya pada proyek yang dibangun tidak ada pada penghuninya, yang mungkin penting ada sesuatunya…?

Dalam konfirmasinya masyarakat setempat, Doni, Rabu(16/5/2018), mengatakan, Parit beton(Drinase) tersebut, dimana dengan sudah pada sering diberitahukan dan usulkannya, namun sampai pada dengan sekarang ini tidak pernah ada realisasinya, padahal letak dan lokasinya bisa dikatan didepan mata saja, bahkan pada berada didalam ibu kota kabupaten seruyan, kuala pembuang.

Ia menambahkan, kami selaku warga yang tinggal dilingkungan ini, sangat menyayangkan dengan halnya tersebut, dan kami merasa ada apa dengan ini, sedangkan kami cuma hanya mintanya, agar uang negara maupun daerah, juga uang pajak dari kami untuk memperbaikinya saja, bukan untuk dipergunakan buat hal yang dengan pada mubajir.

Pasalnya, parit beton(Drinase) tersebut dibangunnya sudah sejak lama sekali, dengan umur yang sudah pada puluhan tahun, dan sekarang pada kondisi yang sudah rusak parah sekali, dengan ada dibeberapa bagian yang sudah sama rata dengan tanah dan badan jalan. Dimana yang kita kuatirkan hanya apabila terjadi pada dengan turun hujan itu saja, ditambah sampah yang menumpuk, sementara air tergenang tidak dapat mengalir. Sementara pada proyek proyek lainnya, kata dia, malah yang bahkan dengan ada dan bisa dianggarkannya, dengan dapat dikatakan tidak urgen, dan banyak yang tekesan juga pada mubajir, malah jadi prioritas.

Sementara kepada pihak pemerintah daerah kabupaten seruyan, melalui Dinas PU Kabupaten Seruyan, dirinya berharap hanya agar tidak menutup mata terkait dengan kenyataan tersebut, Pungkasnya.(Fathul Ridhoni)


Baca Juga

Rahmat Santoso Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua IPHI 2018-2023

SURABAYA, Lintas10.com – Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Ikatan Penasihat Hukum Indonesia (IPHI) Ke- VIII …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.