Jangan Dianggap Spele, Siapa Tahu Besok Giliran “Anda” Diserang Virus Corona ???

Lintas Kab.Kapuas, Top Ten381 kali dibaca

Opini Oleh : Maman Wiharja ( Wartawan Senior – Kalteng)

Jangan dianggap spele, siapa tahu besok giliran kita yang akan diserang virus corona alias covid-19, kenapa tidak ??? . Karena sebelumnya kita sudah tahu bahwa kini virus corona semakin ganas menyerang manusia di dunia, termasuk di Indonesia dan bahkan di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), jumlah manusia yang terkonfirmasi Covid-19 paling tinggi se- Provisni Kalteng.

Mulai dari rakyat biasa,sampai prara perawatnya, Gubrnur,Wakil Walikota, Walikota,Wakil Bupati,Bupati dan para dokternya, kini banyak dirawat dirumah sakit seluruh Indonesia, sedang antri menunggu detik-detik virus corona menggerogoti tenggorokan dan paru-paru manusia yang sedang gawat dirawat di rumah sakit.

Memang semua hanya Allah SWT, yang akan menentukan azal berakhirnya nyawa manusia. Tapi, disaat sedang gawat missal kita sedang diserang virus corona, sebaiknya kita harus berusaha untuk mengobatinya atau menghindarinya.Karena virus corona (Covid-19) muncul tanpa wujud, sehingga saat kita diserang sebelumnya sadar tidak sadar kita sulit untuk merasakannya.

Memang benar sulit untuk merasakannya, buktinya masih banyak warga masyarakat yang mungkin pendidikanya awalnya ‘rendah’, naik motor ke pasar tidak menggunakan masker. Begitupula berjulan dikaki lima atau taman kota,mengundang banyak orang, lupa jaga jarak.

Atau menuruti keinginan ‘bossnya’ mereka ratusan pekerja ship malam sampai pagi, bekerja dalam ruangan berdebu. Padahal dihati para pekerjanya mereka merasa takut oleh virus corona, namun karena demi ‘lambung tengah’ dan nafsu serakah ‘boss’nya, terpaksa mereka bekerja. Pengamatan penulis ini yang perlu diperhatikan oleh pemerintah,untuk menegur dengan tegas kepada perusahaannya.

Bahkan yang lebih miris lagi, banyak orang-orang penting yang jadi panutan rakyat, yang rajin menghimbau harus mentaati protocol kesehatan termasuk para perawan dan dokternya, justru mereka terinfeksi positif covid-19.

Baca Juga:  Satuan Lalu Lintas POLRES Kotawaringin Barat Maksimalkan Patroli Obyek Wisata Usai Idul Adha

Dari semua fenomene yang dilanggar tersebut, tiba-tiba tanpa disadari napas kita jadi sesak, kemudian hidung terasa tersumbat seperti pilek, batuk-batuk tenggorokan merasa kering banyak dahak .

Setelah diperiksa. “Maaf, saudara sudah terinfeksi positif covid-19 harus segera dikarantina”, kata dokter . Nah,kalau dokter sudah bilang begitu kita mau apa ???. Dan,mereka-mereka yang dinyatakan terinfeksi positif covid-19, kemudian dirawat, ingat belum tentu mereka sembuh..???.

Pengamatan penulis, obat yang paling ampuh untuk menghindari virus corona tiada lain hanya satu ‘ KITA HARUS SELALU MENTA’ATI PRTOTOKOL KESEHATAN’. Dan jangan lupa, kita harus menghormati dan mendukung berbagai upaya jajaran TNI dan POLRI yang selama ini tidak mengenal lelah melaksanakan kegiatan mengantisifasi virus corona pada siang, malam, di terik matahari, bahkan disaat turun hujan.

Mari kita semua, medo’akan kepada Allah SWT – Tuhan YME agar mereka yang sedang menjalani perawatan, cepat sembuh, cepat kembali berkumpul dengan keluarganya dirumah.

Dan penulis mengajak, khususnya kepada mereka yang memiliki kesempatan bisa menulis di media , jangan ragu dan jangan sungkan serta bosan dan lelah, untuk menulis memberi pengertian kepada semua pihak, khususnya masyarakat agar mereka percaya ‘Virus Corona’ ( Covid-19 ) itu, benar-benar ada bahkan saat ini sedang menyerang kita.****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses