Drinase Rusak, Warga Selalu Keluhkan Kebanjiran Saat Hujan

Lintas Kab.Kapuas333 kali dibaca

Lintas10.com (Seruyan/Kalteng) – Banyak kawasan di Kuala Pembuabg, Ibu Kota Kabupaten Seruyan, Kalteng, yang biasa menjadi langganan banjir disaat jika musim hujan datang.

Seperti kawasan Jalan MT. Haryono,
RT. 04, Kelurahan Kuala Pembuang 1, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, dimana warga di kawasan itu telah lama dan sering mengeluhkan karena rusaknya fasilitas drainase di lokasi kawasan tersebut, sehingga banjir, air yang mengenangi halaman kawasan tempat tinggal mereka bahkan apabila hujan turun yang dengan begitu lebat atau waktu yang cukup lama maka akan sampai pada dengan air hujan yang tergenang memasuki rumah mereka.

“Tapi biarpun nggak hujan gede, sejam saja pasti banjir, karena air hujan tidak bisa mengalir kemana mana, dimana saluran air yang berada pada di depan rumah di jalan. MT. Harono ini dengan kondisi yang sudah lama rusak, jadi nggak pernah meleset lagi, pasti banjir,” ujar Ridho, warga RT 04 yang memiliki rumah persis di depan jalan MT. Haryono, seberang jalan Apotek Tempat Dokter Praktek Bersama kawasan RT 4 Kelurahan Kuala Pembuang 1 ini, (11/12/2018).

Menurutnya, banjir tersebut terjadi akibat sudah rusaknya saluran pembuangan air di Jalan MT. Haryono tersebut, sehingga disaat turun hujan air akan menggenang dantidak bisa mengalir lagi. Sementara dengan telah rusaknya saluran air membuat saluran tersebut tak dapat menampung air limpahan dari hujan disaat turun.

“Karena saluran nggak bisa menampung lagi dan pada mampet, ya pasti meluaplah,” tuturnya.

Hal yang sama juga dirasakan Nunu, warga yang bertenpat tinggal pada di kawasan tersebut, mengatakan, kawasan tersebut memang merupakan langganan banjir. Menurutnya, banjir di daerah itu semakin parah dengan kondisi saluran air yang pada telah rusak parah, ada se agian yang sudah sama rata dengan tanah.

Baca Juga:  Pelaksanaan Kegiatan Proyek Siring Di Desa Pembuang Hulu Satu Kecamatam Hanau Kabupaten Seruyan, Diduga Kuat Tanpa Tender Dan Seperti "Siluman"

“Hujan gede di sini pasti banjir, hal ini terjadi sudah cukup lama, dimana air dari got pasti meluap masuk ke dalam kawasan halaman dan rumah. Saluran gotnya ada yang sudah tertutup tanah, jadi air got meluap ke atas,” jelasnya.

Ditambahkan Nunu, Kalau dulu saluran masih lancar, gak pernah banjir. Tapi semenjak saluran drinase tersebut pada rusak maka apabila hujan turun jadi sering banjir, dan juga berdampak pada nyamuk yang bertambah banyak, yang dimana sebelumnya sudah banyak.

Dari pantauan Lintas10.com di lokasi, tampak saluran air telah rata dengan tanah dan sudah pada rusak. Hal tersebut menurut pengakuan warga, terjadinya sudah semenjak lama  yang berada di depan Jalan MT.Haryono. Sehingga sedikit saja hujan turun, kawasan tersebut pasti kebanjiran. 

Nggak tahu juga kenapa, selama ini salurannya air tersebut tidak pernah diperhatikan perbaikannya sama sekali oleh pemerintah daerah. Di beberapa tempat salurannya terus diperbaiki, meskipun masih pada kondisi yang lumayan bagus, bahkan ada juga yang dibuatkan dengan saluran baru, padahal dengan kondisi kawasan yang tak rawan banjir.

Informasi yang himpun, padahal sudah pernah dinas PU sempat mendatangi kawasan tersebut, karena selain keluhan dan usulan warga, namun  hingga sampai detik ini, lokasi ini tetap menjadi langganan banjir, sekecil apapun curah hujan yang turun.

“Ya kita berharap salurannya diperbaiki, jangan dibiarkan terus. Tiap hujan banjir, ya warga pasti terus kesusahan,” tambah Ridho. (Fathul Ridhoni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses