oleh

Perjudian di Marelan Point Semakin “Eksis” Tantang Kapolres Pelabuhan Belawan untuk Bertindak!

-lintas Daerah-238 kali dibaca

lintas10.com, Belawan – Perjudian dengan modus ketangkasan tembak ikan – ikan hingga kini masih merajalela di wilayah hukum (wilkum) Polres Pelabuhan Belawan.

Seperti halnya terpantau di dua lokasi sekaligus yakni di Jalan M Basir Lingkungan 32, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, persisnya berada di gerbang masuk perumahan Marelan Point.

Ditempatkan dalam Rumah Toko (Ruko) gandeng empat, terdapat puluhan mesin meja tembak ikan – ikan, mesin Roullet, dan Piala.

Titik kedua berada di Jl Marelan Raya Pasar ll juga ditemukan judi ketangkasan meja ikan – ikan empat (4) mesin yang ditempatkan dalam sebuah Ruko persis ditengah padat penduduk yang luput dari pantauan aparat penegak hukum.

Dilokasi, warga Lingkungan 32 sebut saja namanya Budi (bukan nama sebenarnya) menuturkan perjudian yang paling aman berada di wilayah Pelabuhan Belawan ini ujarnya.

” Paling aman ya diwilayah inilah bang, mana pernah dirajia itu, orang setorannya juga lancar” ucapnya, Kamis (20/01/2022).

Tapi sayangnya Ia tidak dapat merincikan kepada siapa setoran yang Ia maksud dan berlalu meninggalkan awak media.

Kembali ke lokalisasi perjudian yang berada di Jl M Basir ini, dikatakan warga sudah terhitung tahunan lokasi ini aman – aman saja, meski sudah banyak masyarakat yang resah, seperti sebelumnya lokalisasi ini pernah di serbu “omak – omak” yang gerah akibat aktivitas perjudian ini.

Dikonfirmasi terpisah Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Rudi Saputra menuturkan akan melakukan penyelidikan katanya.

“Terima kasih pak, akan kita lakukan penyelidikan” ucapnya, kamis (20/01/2022).

Disinggung apakah jajarannya sudah mengetahui hal ini dan berapa lama waktu penyelidikan yang dimaksut, mengingat denah lokalisasi perjudian telah di kirimkan melalui pesan whatsap, namun AKP Rudi Saputra enggan berkomentar lebih jauh. (Ly).

Baca Juga:  Dikbud Palas Sosialisasi Kesiapan PBM di Masa Pandemi Covid-19


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.