PDI-P Kuansing Targetkan Tujuh Kursi Siap Maju Pilkada, Disampaikan Dihadapan Massa Pendukungnya

Kuansing, Politik312 kali dibaca

 

Lintas10.com. Kuansing – Kampanye Akbar Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDI-P) Kabupaten Kuantan Singingi, untuk Daerah Pemilihan (Dapil) Kuansing I, bertempat di Tugu Jalur Teluk Kuantan, Rabu (7/2/2024) kemarin.

Dihadiri massa pendukungnya, Kampanye Akbar H. Halim dan Hj. Juniwarti dengan Thema ” Satukan Hati Satukan Tekad “, dihadiri seluruh pengurus DPC PDI-P Kabupaten Kuansing seperti Karyono (Cak Kar) dan para Caleg Dapil Kuansing I, dan para pendukungnya.

Dengan memakai kostum warna merah, Ketua DPC PDI-P yang juga Calon Anggota DPRD Kabupaten Kuansing, H. Halim langsung sebagai Juru Kampanye, didampingi Calon Anggota DPRD Riau Hj. Juniwarti menyampaikan orasi politiknya, yang disambut meriah dan penuh sorak sorai dan yel yel dari massa pendukungnya yang juga memakai kostum merah berlambang banteng tersebut.

Salah satu yang paling menarik dari orasi politik yang disampaikan H. Halim sebagai Calon Anggota Legislatif DPRD Kabupaten Kuansing, dengan nomor urut 3 (tiga) adalah nantinya juga akan maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (PILKADA) Kuansing (Bupati Kuantan Singingi).

Mengapa demikian, karena mengingat kondisi pemerintahan yang saat ini sangat memprihatinkan, terlebih melihat kondisi para pegawai pemerintah.

” Tekat saya akan maju mencalonkan diri sebagai Calon Bupati Kuansing dalam Pilkada nanti adalah demi kemajuan kita bersama, meningkatkan kesejahteraan untuk masyarakat Kuansing,” ujarnya yang disambut dengan tepukan tangan dan yel yel dari seluruh pendukungnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, katanya, partai PDI-P harus bertekad untuk dapat meraih tujuh kursi di DPRD Kuansing, dan khusus untuk Dapil Kuansing I harus mampu meraih dua kursi.

Baca Juga:  Marudut Pakpahan SH Jemput Aspirasi di Perawang Barat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses