Bank Riau Kepri Motori Kecamatan Sungai Mandau resmi jadi Kampung Inklusi Keuangan

Siak373 kali dibaca

Sungai Mandau,lintas10.com-Inklusi keuangan ini merupakan hak setiap orang untuk memiliki akses atau hak layanan keuangan yang secara baik dan tepat waktu, serta dengan biaya yang terjangkau.

Oleh karena itu Pemerintah Kabupaten Siak melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), terus mendorong peningkatan inklusi keuangan menjadi bagian dari program atau kebijakan nasional. Langkah tersebut dimaksudkan sebagai upaya percepatan akses keuangan yang pada gilirannya mampu mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“Melalui desa inklusi keuangan ini nantinya akan diatur skemanya. Bisa saja untuk simpanan pelajar, layanan keuangan non perkantoran, Kredit Usaha Rakyat, bisa juga asuransi usaha tanaman padi, atau asuransi usaha ternak sapi,” ucap Bupati Siak Alfedri pada saat mendampingn Gubernur Riau Syamsuar pada acara Launching Desa Inklusi Keuangan di Muara Kelantan, Senin (23/12/19).

Harapan pemimpin Siak itu dengan diresmikannya Kampung Muara Kelantan sebagai desa inklusi keuangan oleh Gubernur Riau Syamsuar, dapat mendorong berbagai fasilitas-fasilitas penyaluran bantuan, seperti pemberian modal usaha untuk masyarakat yang ada di Kabupaten Siak.

“Saya mengajak seluruh penghulu untuk bisa membantu dan memfasilitasi, sehingga tercapai sasaran yang diharapkan yaitu mensejahterakan masyarakat dimasa yang akan datang,” kata Alfedri.

Gubernur Riau Syamsuar setelah meresmikan Desa Inklusi Keuangan di kampung Muara Kelantan mengajak masyarakat untuk turut serta memajukan perekonomian daerah dengan mejadi pelaku usaha yang mampu menggerakkan potensi desa.

“Daerah kita ini sangat berpotensi, karena itu manfaatkanlah dengan baik jangan nunggu orang lain pulak,” sebut Syamsuar.

Diantara ragam potensi itu lanjut dia prospek perkebunan yang bagus,seperti kelapa sawit, sagu, kelapa, nenas dan didukung luasnya hamparan lahan pertania di Negeri Istana.

Pada kesempatan itu diserahkan secara simbolis bantuan dana Kredit Usaha Rakyat kepada pelaku usaha, dan petani sebesar 110 juta rupiah. Dan pemasangan rompi agen laku pandai dengan total nasabah 158 orang. Kemudian penyerahan tabungan sinar laku Bank Riau Kepri kepada 4 orang nasabah.

Baca Juga:  Wakil Bupati Siak hadiri Syukuran di Pondok Pesantren Sabilul Hidayah

Acara itu dihadiri OJk Pekanbaru, Direksi Bank Riau Kepri, Perwakilan Bank Indonesia, Bank BRI, Bank Mandiri, Camat se Kabupaten Siak, Penghulu se Kecamatan Sungai Mandau, Forkopimda Siak.

Deni selaku Direksi Bank Riau Kepri mengatakan bahwa Inklus Keuangan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi Masyarakat Kecamatan Sungai Mandau dalam peningkatan perekonomian.

“Ini merupakan salah satu program Bank Riau Kepri dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat di bidang perbankan untuk memberikan peningkatan perekonomian,” ujar Deni.

Lanjutnya, ada sebanyak 17 agen Laku pandai yang sudah berjalan di Kecamatan Sungai Mandau.

“Tentunya dengan agen itu diharapkan dapat keterlayanan keuangan bagi masyarakat,” katanya.

Ditambahkan Deni akselerasi perekonomian dengan biaya murah serta menyalurkan kredit pada nasabah terjangkau masyarakat.

“Diharapkan ada akselerasi perekonomian dengan biaya murah serta peningkatan Sumber daya manusia bagi pelaku usaha,” kata Deni.

Deni juga mengungkapkan bahwa dalam proses transaksi Agen laku pandai memang tergantung pada jaringan provider seluler.

“Jaringan handpon menjadi faktor utama dalam proses transaksi, apabila jaringan bagus akan lancar,” urai Deni. (s)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses