Kadisdik Siak Akui Anjurkan Anak Sekolah Tonton Tour De Siak 2022

Siak580 kali dibaca

Siak, lintas10.com- Adanya dugaan Pengerahan anak sekolah untuk menonton Tour De Siak 2022 di gelar 4 hari yang menelan anggaran Rp1,2 Miliar itu mendapat Penjelasan dari Kapala Dinas Pendidikan Kabupaten Siak Mahadar melalui Kepala Bidang Kom info Pemerintah Daerah Siak Aris Dharma.

“Siwa SMP hari sabtu tidak dalam jadwal belajar sekolah,” ujar Aris meneruskan jawaban Kadis.

Siswa SD pulang cepat pada hari sabtu, pembelajaran diisi dengan mata pelajaran tambahan seperti olahraga dan seni.

“Siswa dianjurkan menonton iven TDS karena merupakan bagian dari pendidikan karakter dan sportifitas seperti halnya olahraga. karena itu iven sekali setahun ini dimanfaatkan untuk memberikan motifasi kepada siswa agar mengenal dunia olahraga lebih dekat. metode yang sama dipergunakan dalam hal lain seperti fieldtrip dan kunjungan ketempat- ketempat edkukasi seperti kebun binatang dan museum,” sebutnya.

Berita media ini sebelumnya, Tour De Siak 2022 yang di gelar mulai 1-4 Desember yang dimulai etape 1 melintasi Siak City dan etape II Siak Pekan Baru menyisakan cerita tak sedap dari masyarakat Kabupaten Siak. Pasalnya dalam ivent itu tampak ada pengerahan murid-murid sekolah untuk dihadirkan menonton pada lintasan yang dilintasi para pebalap.

“Kayaknya anak-anak murid yang hadir menonton sengaja di kerahkan,” ujar Aldi salah seorang warga Siak kepada awak media ini Sabtu (3/12/2024).

Lanjutnya, sangat disayangkan karena ivent tersebut mereka anak murid tidak mengikuti proses belajar di sekolah masing-masing.

“Padahal anak-anak murid itu dalam kondisi sedang proses jam belajar di sekolah mereka masing-masing,” kata Aldi menyesalkan.

Hal senada juga diungkapkan Agus warga lain, ia pun heran kenapa anak murid tingkat Sekolah Dasar di kerahkan berdiri menunggu para pebalap melintas.

Baca Juga:  Lantik Bapekam Sabak Auh, Bupati Alfedri Titip Fungsi Pengawasan di Tingkat Kampung

“Kalau mau membawa mereka anak murid meramaikan ivent itu baiknya setelah pulang sekolah,” sebut Jon singkat.

Pantauan di Etape 1 Siak City tampak anak sekolah berbaju hijau ramai hadir di pinggir jalan lintasan para pebalap bahkan ada beberapa murid membawa bendera merah putih kecil, begitu juga di simpang 4 Km 11 Kotogasib di etape II Siak Pekanbaru juga terlihat anak murid dari pagi sudah berkerumun menunggu para pebalap melintas. Pengawalan ketat dilakukan dari pihak kepolisian yang mengatur jalur lalu lintas.

Sementara informasi yang berhasil di himpun acara itu menelan anggaran sebesar Rp 1,2 Miliar dari APBD Murni Kabupaten Siak. (Sht)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses