Danrem 023/Kawal Samudera jadi Irup upacara peringatan Hari Pahlawan tahun 2018 di Sibolga

Lintas Jabodetabek509 kali dibaca

Sibolga. Lintas10.com – Upacara Peringatan Hari Pahlawan tahun 2018 kota Sibolga dilaksanakan di Lapangan Simare mare,  Kota Sibolga, Provinsi Sibolga, Sabtu (10/11/2018).

Danrem 023/KS Kol Inf Mohammad Fadjar bertindak sebagai Inspektur Upacara dan sebagai Komandan Upacara Mayor Inf junaedi Tarigan Jabatan sehari hari perwira perencanaan Korem 023/KS.

 

 

Upacara dimulai dengan pengibaran Bendera Merah Putih, dilanjutkan Hening Cipta, Pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, dan pembacaan pesan-pesan Pahlawan/Kata-kata Mutiara para Pahlawan Nasional.

Kemudian, Inspektur Upacara menyampaikan amanat dengan membaca Amanat Menteri Sosial Republik Indonesia Agus Gumiwang Kartasasmita.

Dalam amanatnya, Mensos menyampaikan bahwa setiap tahun pada tanggal 10 Nopember bangsa Indonesia memeringati Hari Pahlawan untuk mengenang peristiwa pertempuran di Surabaya pada 73 tahun silam yang merupakan perang fisik pertama setelah bangsa Indonesia menyatakan kemerdekaannya.

Di bulan Nopember ingatan kolektif bangsa akan tertuju pada keberanian, semangat pantang menyerah serta pengorbanan tanpa pamrih para pahlawan yang telah gugur mendahului kita.

Para Syuhada bangsa tersebut telah mewariskan negara kesatuan Republik Indonesia yang berdiri kokoh sampai saat ini dan untuk selamanya.

Prosesi peringatan Hari Pahlawan khususnya upacara pengibaran bendera Merah Putih serta mengheningkan cipta secara serentak selama 60 detik seperti yang saat ini kita lakukan, juga dilaksanakan di seluruh pelosok tanah air, bahkan di perwakilan Negara Republik Indonesia di luar negeri.

Seluruh rangkaian kegiatan peringatan Hari Pahlawan tersebut bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai kepahlawan-an, mempertebal rasa cinta tanah air dan meneguhkan semangat pengabdian bagi bangsa dan negara di hati sanubari bangsa Indonesia.

Peringatan Hari Pahlawan bukan semata sebuah acara namun harus sarat makna, bukan hanya sebagai prosesi namun substansi setiap peringatan Hari Pahlawan harus dapat menggali dan memunculkan semangat baru dalam implementasi nilai-nilai kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga:  Pemkot Tangsel gelar Sholat Idul Fitri 1440 H di Halaman Kantor Wali Kota Tangsel

Hal ini penting karena nilai kepahlawanan bukan bersifat statis namun dinamis, bisa menguat bahkan dapat melemah.

Untuk itu, Mensos mengatakan, kiranya seluruh rangkaian kegiatan peringatan Hari Pahlawan harus menjadi energi dan semangat baru mewarisi nilai kejuangan dan patriotisme dalam membangun bangsa Indonesia.

Tema hari Pahlawan tahun 2018 adalah, “Semangat Pahlawan di Sadaku” mengandung makna sesuai fitrahnya dalam diri setiap insan tertanam nilai-nilai kepahlawanan.

Oleh karenanya, siapapun dapat menjadi pahlawan, setiap warga negara Indonesia tanpa kecuali dapat berinisiatif mengabdikan hal yang bermanfaat untuk kemashlahatan diri, lingkungan sekitar, bagi bangsa, dan negara.

Peringatan Hari Pahlawan, menjadi momentum bagi bangsa Indonesia untuk melakukan introspeksi diri sampai seberapa jauh setiap komponen bangsa dapat mewarisi nilai-nilai kepahlawanan, melanjutkan perjuangan, mengisi kemerdekaan demi mencapai negara kesatuan Republik Indonesia yang sejahtera, adil dan makmur.

Pada hakekatnya setiap perjuangan pasti ada hasilnya namun tidak ada kata akhir/berhenti untuk berjuang.

Setiap etape perjuangan berlanjut pada etape perjuangan berikutnya sesuai tuntutan lingkungan strategis.

Oleh karenanya, peringatan Hari Pahlawan harus melahirkan ide dan gagasan mentransformasikan semangat pahlawan menjadi keuletan dalam melaksanakan pembangunan.

Mentransformasikan keberanian melawan penjajah menjadi inspirasi mengusir musuh bersama bangsa saat ini antara lain kemiskinan.

Selanjutnya transformasi kecerdikan para pahlawan dalam mengatur strategi, menjadikan inspirasi rakyat Indonesia untuk melakukan inovasi cerdas memperkuat daya saing bangsa dalam pergaulan dunia.

Setiap zaman pasti ada pahlawannya dan setiap pahlawan pasti berkiprah di eranya. Terkait dengan hal tersebut, bangsa Indonesia memerlukan pahlawan baru.

Indonesia saat ini mem-butuhkan sosok yang berdedikasi dan berprestasi pada bidangnya untuk memajukan negeri ini.

Terlebih lagi dibutuhkan sosok pemuda Indonesia sebagai generasi penerus yang mempunyai jiwa patriotisme, pantang menyerah, berdisiplin, berkarakter menguasai ilmu pengetahuan dan keterampilan di bidangnya, sadar bahwa negerinya memiliki beragam agama, suku, adat istiadat namun mampu memanfaatkan keberagaman sebagai modal sosial dipergunakan untuk keunggulan Indonesia dalam pergaulan dunia.

Baca Juga:  Kasiren Korem 023/KS selaku Irup pada Upacara Peringatan Sumpah Pemuda ke-90

Bukan justru untuk memanfaatkan perbedaan demi kepentingan pribadi maupun golongan yang menjadi penghambat bagi kemajuan bangsa.

Negeri ini membutuhkan pemuda yang kokoh dengan jati dirinya, mempunyai karakter lokal yang luhur, percaya diri dan peka terhadap permasalahan sosial sehingga mampu terlibat dalam usaha-usaha kesejahteraan sosial, memberikan pelayanan sosial bagi mereka yang membutuhkan pertolongan sosial.

Negeri ini juga membutuhkan pemuda yang mempunyai pandangan global, mampu berkolaborasi untuk kemajuan bangsa dan mampu memanfaatkan kemajuan teknologi untuk menjadikan Indonesia diperhitungkan dalam bersaing dan bersanding dengan negara lain khususnya ketika negeri ini memasuki era revolusi industry 4.0.

Pada akhirnya melalui momentum peringatan Hari Pahlawan, saya mengajak marilah kita berbuat yang terbaik bagi bangsa ini. mari berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

Mulai dari yang dapat kita lakukan, mulai dari lingkungan terdekat yang pada akhirnya memberikan kekuatan dan ketahanan bagi bangsa dan negara.

Selamat Hari Pahlawan tahun 2018, kobarkan terus semangat pahlawan di dada, torehkan prestasi yang membawa harum nama bangsa dan negara.

Jaga selalu persatuan dan kesatuan dalam jalinan toleransi dan kesetiakawanan sosial.

“Semoga semangat pahlawan senantiasa mewarnai setiap langkah kita,” kata Menteri.

Usai upacara bendera, dilakukan penyerahan bantuan tali asih kepada para pejuang veteran Kota Sibolga dan Warakawuri berupa sembako, dan juga dirangkai dengan penyerahan hadiah napak tilas bagi sekolah yang mendapatkan juara.

Setelah penyerahan bantuan rombongan Danrem 023/KS Kol Inf Mohammad Fadjar didampingi Wali Kota Sibolga dengan Forkopimda, acara dilanjutkan dengan upacara ziarah ke Taman Makam Pahlawan, dan tabur bunga untuk mengenang perjuangan para pahlawan yang telah gugur memperjuangan negara Republik Indonesia di laut pelabuhan Sambas Kota Sibolga.

Baca Juga:  Kepala BKLM: Pendidik dapat mengukir sejarah hidup seseorang

Turut hadir pada acara ini, yakni Danrem 023/KS, Wali Kota Sibolga Drs. H.M Syarfi Hutauruk Wakil Wali Kota Edi Polo Sitanggang, Kapolresta Sibolga AKBP H. Harianja, Danlanal Sibolga, Dansat radar 123, Ketua Pengadilan Negeri Sibolga, Sekda Kota Sibolga, para perwira TNI dan POLRI, Ketua Persit KCK Korcab Korem 023 dan pengurus, Tim Penggerak PPK Kota Sibolga, Forkopimda Kota Sibolga, pimpinan OPD Kota Sibolga, dan para pejuang veteran.

Editor: Benz







Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses