Proyek Ini Pakai Plang Tanpa Mencantumkan Konsultan Pengawas

Lintas Kab.Kapuas368 kali dibaca

Lintas10.com (Seruyan/Kalteng) – Warga Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, di Kuala Pembuang, menyayangkan lengahnya pemerintah terhadap Proyek Pekerjaan Pembangunan Jalan Gajah Mada – Lingkaran Kota di Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan.

Masalahnya pada lokasi proyek itu terdapat papan nama proyek yang tidak memuat keterangan tentang konsultan pengawas.

Padahal lazimnya sebuah proyek pemerintah yang dilengkapi dengan papan nama proyek yang berada di sekitar lokasi pekerjaan tersebut, dimana termuat informasi berkaitan dengan pelaksanaan proyek tersebut, termasuk memuat nama konsultan perencana maupun Volumenya.

Jadi kalau tidak ada konsultan perencana, dikhawatirkan dengan pelaksanaan teknis dari proyek ini. Siapa yang mesti bertanggungjawab secara teknis terhadap proyek tersebut, jika tidak ada konsultan pengawasnya.
          
Dimana diketahui bahwa proyek pekerjaan jalan itu dikerjakan oleh CV. RISKY, dengan nilai sebesar Rp. 1.974.024.000,- atau pada pagu 2 miliar. Dan untuk tahap masa waktu pelaksanaannya yang dimana dimulai dari tanggal 22 Mei 2019 lalu hingga selesai pada tanggal 17 November 2019 mendatang.

Salah seorang warga Kabupaten Seruyan, Muh, di Kuala Pembuang, Kamis (1/8/2019) dimana dengan mengaku kecewa dengan kinerja kerja Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Seruyan selaku instansi teknis pengelola proyek ini, yang kesannya tidak serius melakukan pengawasannya.

Dia juga menyesalkan tidak adanya konsultan pengawas pada pelaksanaan proyek ini. Padahal, konsultan pengawas merupakan bagian yang penting dari sebuah pekerjaan fisik proyek.

“Halnya juga seperti Drisiketnya dimana dibangun seperti asal-asalan, dimana dengan asal ada untuk memenuhi persyaratan kerja saja, mungkin lebih bagusnya pada kandang ayam saya. Apalagi proses tahapan pelaksanaan dengan pekerjaannya dilapangan baru dibulan ini saja, sedangkan waktu beberapa bulan lagi, apa tidak berdampak lagi terhadap mutu dan kualitasnya nanti,”ujarnya.

Baca Juga:  Angkutan Lebaran Di Siapkan Lebih Awal

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Seruyan, Pieter Manginte, saat ingin dikonfirmasi Lintas 10.com, pada Kamis (1/8/2019), dimana dikatakan sedang dalam perjalanan dinas. (Fathul Ridhoni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses