Yon Kes 2/Divif 2 Kostrad Kembali Ke Malang

Lintas Jabodetabek398 kali dibaca

Palu, Lintas10.com – Sebanyak 102 orang personel kesehatan yang tergabung dalam Satgas Batalyon Kesehatan (Satgas Yon Kes) Divisi Infanteri 2 Kostrad dalam penanganan kesehatan korban gempa dan tsunasi di Sulawesi Tengah kembali ke induk pasukan. Kembalinya Satgas Yonkes 2 Kostrad ke kesatuannya karena berakhirnya status tanggap darurat bencana yang telah berakhir pada hari Rabu (24/10/2018) serta kondisi penanganan kesehatan saat ini sudah semakin membaik.

Fungsi pelayanan medis di daerah bencana perlahan sudah pulih kembali, walaupun demikian masih terdapat satu Batalyon kesehatan yang tetap tinggal memberikan pelayanan kesehatan di wilayah Palu, Sigi dan Donggala.

Dua Batalyon Kesehatan Kostrad yang diturunkan oleh TNI juga mengerahkan KRI TNI AL Dr. Suharso yang merupakan Rumah Sakit Kapal. Pangkogasgab mengucapkan terima kasih kepada Satuan Batalyon Kesehatan 2 Kostrad yang telah membantu penyelamatan dan mengevakuasi serta memberikan pelayanan kesehatan satu hari setelah terjadinya bencana gempa bumi, tsunami dan likuifaksi hingga perpanjangan masa tanggap darurat kedua.

“Sungguh suatu pengabdian yang luar biasa dan wajib diapresiasi, kalian telah bekerja dengan sangat baik dan penuh semangat, sehingga masyarakat bisa merasakan bantuan medis yg sangat dibutuhkan. Satuan Yon Kes 2 Kostrad harus kembali karena sebagai bagian dari Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) TNI yang siaga operasional dan penindak awal dari ancaman terhadap keselamatan dan kedaulatan bangsa dan negara,“ ujar Pangkogasgabpad saat memberangkatkan pasukan di Palu, Rabu (24/10/2018).

Pimpinan rombongan yang akan kembali ke kesatuan dipimpin oleh Kepala Kesehatan Kostrad Kol Ckm dr. A Zumaro.

Sementara Danyon Letkol Ckm dr Jefri yang memimpin Batalyon Kesehatan 2 Kostrad yang akan kembali ke induk pasukannya di Malang mengatakan, bahwa satuannya kembali ke pangkalan untuk kembali bersiaga dan siap digerakkan bila tugas mengharuskan kehadiran kami di manapun ditugaskan.

Baca Juga:  Aster Kasdam Jaya dan Dandim Depok Hadiri Pengukuhan HIPAKAD

“Banyak sekali pengalaman yang didapat Personel Yonkes 2 Kostrad seperti memberikan pelayanan kesehatan kepada pengungsi yang berdesak-desakan di Bandara Sis Aljufri. Selain itu mereka harus membangun tenda sendiri di halaman BMKG Balaroa untuk memberikan pelayanan medis dan memberikan pelayanan kesehatan kepada para pengungsi akibat bencana,” ujar Danyon Kes 2/Kostrad.

Berbagai pelayanan medis seperti patah tulang, luka robek akibat benturan, gangguan pernapasan (ISPA) dan berbagai keluhan sakit lainnya. Seperti pengalaman Serma Suradi salah satu anggota Yon Kes 2/Kostrad membantu persalinan warga Balaroa yang hendak melahirkan. Dalam suasana gempa susulan yang masih terjadi dan tidak adanya bidan serta situasi darurat di pengungsian mengharuskan Serma Suradi menangani persalinan yang belum pernah ditanganinya sebelumya.

Selain itu Yonkes 2/Kostrad berperan dalam penyemprotan disinseksi sebanyak 30.000 liter air dan larutan K-Othrine untuk disemprotkan melalui udara di pemakaman massal Poboya. Mereka juga melaksanakan fogging, spraying serta water spraying menggunakan Hely Mi 8.

Editor : Benz







Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses