Siapa Sebenarnya Dalang Dibalik Beroperasinya Judi Togel di Kampung Toba? Sampai – sampai Polres Simalungun Ikut “Pasang Badan”?

Lintas SUMUT124 kali dibaca

SIMALUNGUN, LINTAS10.COM – ‎Aktivitas perjudian jenis togel di wilayah Kampung Toba, Kecamatan Pematang Silimahuta, Kabupaten Simalungun, terus disorot meskipun dibantah Polsek Pematang Silimahuta, Kamis (29/10/2026).

‎
‎Pasalnya, meski sebuah lokasi yang disebut berada di bawah tenda biru telah digerebek anggota Polsek Pematang Silimahuta, warga mengklaim praktik serupa masih berlangsung di sejumlah titik lainnya.
‎
‎Berdasarkan informasi yang disampaikan warga kepada wartawan, penggerebekan di lokasi yang dikaitkan dengan warung Santo Nainggolan disebut tidak membuahkan hasil, karena petugas dikabarkan tidak menemukan barang bukti.
‎
‎Namun, Togatorop menduga aktivitas penulisan togel tidak sepenuhnya berhenti. Mereka menyebut, kegiatan yang sebelumnya diduga berlangsung di lokasi tenda biru itu kini dialihkan kepada seseorang bernama Oka Situmorang, yang disebut menjadi juru tulis togel di sebuah warung kopi di Kampung Toba.
‎
‎“Lucu lah pokoknya, Pak. Masa hanya di situ saja yang digerebek? Sementara warung kopi tidak jauh dari tenda biru Santo Nainggolan, ada juga yang menulis togel di warung kopi Oka Situmorang,” ujar Togatorop kepada wartawan.
‎
‎Tak hanya di Kampung Toba, warga juga menyebut adanya dugaan aktivitas serupa di kawasan Kampung Pelita, yang diklaim berjarak sekitar 500 meter dari warung yang dikaitkan dengan warung Santo Nainggolan.
‎
‎Menurut warga, sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi aktivitas perjudian togel belum tersentuh aparat. Kondisi ini memunculkan pertanyaan mengenai sejauh mana penelusuran dan pengawasan yang dilakukan Polsek Pematang Silimahuta terhadap praktik perjudian di wilayahnya.
‎
‎”Di grebek anggota Polsek tadi yang di Kampung Toba tenda biru, katanya gak ada barbut, rupanya dudah dialihkan Santo ke Pak Oka Situmorang yang jadi jurtul di warung kopi di Kampung Toba, dia (Oka) sekarang juru tulisnya,” kata warga marga Togatorop.
‎
‎Warga berharap Polsek Pematang Silimahuta tidak hanya melakukan penindakan pada satu lokasi, tetapi juga menelusuri informasi mengenai titik-titik lain yang masih beroperasi. Pemeriksaan menyeluruh dinilai penting agar penanganan dugaan perjudian tidak terkesan hanya menyasar lokasi tertentu.
‎
‎Sebelumnya, Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, pada Kamis (29/10/2026) menyampaikan bahwa Polres Simalungun telah menindaklanjuti laporan masyarakat secara profesional.
‎
‎”Kami ingin meluruskan informasi yang beredar terkait dugaan aktivitas perjudian togel di Kampung Toba dan Kampung Pelita, Kelurahan Saribu Dolok. Faktanya, Polres Simalungun telah menindaklanjuti laporan sesuai prosedur yang berlaku,” kata AKP Verry Purba dalam keterangannya.
‎
‎AKP Verry Purba mengatakan personel Sat Reskrim Unit Jatanras yang dipimpin IPDA B. Situngkir, bersama Aiptu Lasang Sinaga, Aiptu E. Damanik dan Aipda Sarif, telah mendatangi dan mengecek lokasi yang dilaporkan di Kampung Toba dan Kampung Pelita.
‎
‎Dia megatakan personel telah menggeledah beberapa orang, barang, dan tempat di TKP, dan mewawancarai masyarakat yang diduga terlibat, termasuk tokoh masyarakat setempat, Kepling Gotong Royong Victory Rumahorbo dan Kepling Kampung Toba Maxatur Simarmata.
‎
‎”Dari hasil pengecekan di lapangan, tidak ditemukan adanya aktivitas perjudian sebagaimana yang dilaporkan. Pemilik warung atas nama Santo Nainggolan juga menerangkan bahwa warung miliknya hanya menjual tuak, dan tidak pernah ada aktivitas perjudian di tempat tersebut,” ungkap AKP Verry Purba. (Red/Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses