Judi Togel Beroperasi Dibelakang Kantor Polisi di Simalungun, Warga : Sampai Saat ini Bandar Belum Ditangkap! 

Lintas SUMUT279 kali dibaca

SIMALUNGUN, LINTAS10.COM – Keresahan masyarakat Kelurahan Saribu Dolok, Kecamatan Pematang Silimahuta, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut) menggambarkan dua sisi persoalan yang berbeda. Pasca personil Polsek Pematang Silimahuta menyambangi kedai milik warga yang dituding sebagai tempat penjualan kupon nomor tebak angka (togel) hasilnya, kepolisian setempat menyatakan tidak menemukan praktik judi togel.

 

Sebaliknya, warga menyebut bahwa peredaran judi togel masih marak dilingkungan mereka. Tak tanggung – tanggung peredaran judi togel dikatakan warga sudah mulai berani beroperasi tepat di belakang kantor Polsek Saribu Dolok yang telah berganti nama menjadi Polsek Pematang Silimahuta.

 

Warga menyebutkan bahwa aktivitas yang diduga berlangsung setiap malam itu di sebuah warung tuak beratapkan tenda biru di Kampung Toba itu sangat meresahkan masyarakat setempat.

 

” Sama sekali tidak ada respon sampai hari ini pak, jurtul dan bandar belum ditangkap. Tukang tulisnya tepat di belakang Polsek Saribudolok. Kampung Toba Saribudolok. Kampung Pelita Saribudolok, malam gini udah beroperasi semualah tukang tulisnya itu ” sebut sumber media ini bermarga Togatorop Senin (26/10/2026).

 

Togatorop mengatakan mengetahui jelas alur dari permainan judi togel dikampungnya itu. Menurutnya, para juru tulis togel berkeliling pada siang hari untuk mengumpulkan kupon – kupon togel yang telah terjual.

 

” Jurtul kebanyakan menjual lewat henpon (Hp). Tapi mangkalnya di Kampung Toba. Paling ramai kalau malam hari di kedai tuak itu ” tambahnya.

 

Sementara itu, klaim dari Polsek Pematang Silimahuta telah mendatangi kedai tuak yang disebutkan warga pada hari Jumat (23/10) sekitar pukul 09.00 wib ditandai dengan foto dokumentasi dilokasi.

 

Warga menyebutkan, bahwa kedatangan Polsek Pematang Silimahuta tersebut bukan seperti layaknya melakukan penyelidikan, melainkan hanya untuk bersilaturahmi. Warga menuding kehadiran polisi dilokasi bertujuan hanya untuk bahan laporan saja serta berfoto bersama warga.

Baca Juga:  Kapolsek Tanah Pinem AKP Sumitro Gadaikan Hukum Demi Kerajaan Bisnis Oknum Kepala Desa Yang Dilarang oleh Undang - undang

 

” Nama jurtulnya kita kita ketahui, penampung hasil penjualan togel juga kita ketahui dan itu sudah menjadi rahasia umum disini. Coba saja datang diam – diam, pasti ketangkap itu ” ujar warga.

 

Warga berkelakar bahwa Polsek Pematang Silimahuta diduga telah menerima suap dari sang bandar sehingga tidak mampu melakukan penyelidikan secara optimal.

 

” Memang Polseknya kok gak jelas. Semua togel disitu beredar pak. Namanya sudah diduga disuap Polseknya ” sindir Togatorop

 

Senada dengan keterangan Toga Torop, Mak Tiur juga mengatakan hal yang sama. Menurutnya peredaran narkotika, minuman beralkohol, judi, sama – sama membuat orang kerab gelap mata untuk melakukan perbuatan pidana.

 

” Menurut saya benar itu, togel dan tuak di berantas karena membuat ahlak orang jadi bejat, contoh dia melakukan tindakan kriminal karena mabuk ” ujar Tiur.

 

Berdasarkan keterangan warga, seorang pria bernama Santo Nainggolan diduga menjalankan aktivitas sebagai juru tulis (jurtul) togel di lokasi itu. Warga mengatakan pria tersebut bekerja sebagai Satpam di salah satu SD di Saribu Dolok.

‎

‎Keberadaan warung tuak yang diduga menjadi tempat penulisan nomor togel itu ramai dikunjungi setiap malam. Kondisi tersebut memicu keresahan warga yang berharap aparat penegak hukum segera turun tangan untuk menyelidiki dugaan aktivitas perjudian tersebut.

‎

‎”Kami sangat resah. Setiap malam ramai di depan rumahnya, ada tenda biru untuk jual tuak sekaligus menjadi tempat menulis togel. Tolong ditindak,” ungkap warga marga Togatorop.

‎

‎Togatorop mendesak aparat penegak hukum agar tidak menutup mata terhadap keresahan masyarakat. Mereka berharap praktik perjudian tersebut ditindaklanjuti melalui penyelidikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Baca Juga:  BEM Sumut Geruduk Kantor Polisi, Beberkan Cara Terduga Bandar Judi Togel "Mengotori" Kota Wisata Samosir

‎

‎Aktivitas togel ini cukup rapi, dimana Santo Nainggolan menyetor ke sang bandar yang sering dipanggil Pak Putri Purba. Kata warga, Pak Putri Purba ini menguasai wilayah Haranggaol Horisan, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun.

‎

‎Keluhan masyarakat ini menjadi perhatian serius karena dugaan praktik perjudian di lingkungan permukiman berpotensi menimbulkan keresahan sosial.

‎

‎Warga berharap aparat kepolisian setempat melakukan pengecekan langsung, mengumpulkan bukti, serta memeriksa pihak-pihak yang disebut dalam laporan masyarakat apabila ditemukan dasar hukum yang memadai.

‎

‎”Saya berharap laporan ini menjadi pintu masuk bagi aparat untuk menelusuri aktivitas perjudian di Saribu Dolok,” pinta Togatorop.

 

Dilain sisi, Kapolsek Pamatang Silima Huta AKP Rudiansen Sipayung, dikonfirmasi berulangkali mengenai adanya pengaduan masyarakat tersebut akan tetapi pucuk pimpinan di Polsek Pematang Silima Huta, Polres Simalungun tersebut masih bungkam. Konfirmasi wartawan baik melalui panggilan celular resmi dan pesan konfirmasi resmi belum ditanggapi meski tiga kali pesan konfirmasi telah tersampaikan (Red/Tim).

‎

‎

















Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses