Sarolangun,lintas10.com- Musyaearah Rencana Pembangunan (MB) Kecamatan Mandi Angin Timur Kabupaten Sarolangun di hadiri oleh orang nomor dua di bumi Sepucuk Adat Serumpun Pesko H. Hilalatil Badri pada Kamis (20/1/ 2022) yang di lakukan di lapangan bola Futsal Butang Baru.
Sambutan Camat Mandi Angin Timur Drs. Jarir, salah satu selayang pandang profil wilayah dalam Kecamatan Mandi Angin Timur setelah dimekarkan, dalam acara itu sebanyak 42 usulan di bidang infrastruktur semua.

“Semoga apa yang diusulkan merupakan skala prioritas di tengah masyarakat,” kata Camat.
Sekilas di sampaikan bahwa pada saat ini di Kecamatan Mandi Angin Timur yang infrastruktur merupakan menjadi kebutuhan mendasar.
“Saat ini Perlu saya sampaikan sebelumnya telah di bangun kantor camat mandi angin timur namun masih banyak sarana yang kurang, terutama
Adalah kunci pintu dan tarali pintu,” kata Camat.

Hal lain, untuk jalan utama karena akan ada pembangunan pada tahun 2022, untuk itu disini berharap titik tanjakan supaya bisa dibangun Rijit Beton saja.
“Saya berharap untuk kesetaraan bagi
Kecamatan yang baru di mekarkan supaya dibangun masjid seperti kecamatan lainnya,” ujar Camat senior ini.
Wakil bupati H. Hilalatil Badri menyampaikan ucapan permohonan maaf Bupati Sarolangun Drs H. Cek Endra yang tak bisa hadir karena ada tugas penting di Jambi ia titip salam.
Di jelaskan bahwa Musrenbang kecamatan Mandi Angin Timur ini merupakan amanah undang nomor
25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan Pembangunan Nasional.
“Karena itu apa yang kita lakukan pada saat ini tentu sangat penting dan bernilai strategis dalam upaya mencapai tujuan pembangunan nasional dan Daerah dalam meningkatkan kesejahteraan
Masyarakat,” pungkas Wabup.
Musrenbang kecamatan merupakan forum musyawarah antara pemangku kepentingan untuk menyelaraskan, menajamkan dan menyepakati subtansi prioritas bidang Pembangunan serta menjadi wadah usulan Rencana program, kegiatan yang berasal dari masyarakat.
“Hasil dari musrebang di tingkat
Desa, kelurahan guna di integrasikan degan Prioritas pembangunan kabupaten dan sebagian dari
Tahapan proses rancangan kerja pemerintah Daerah ( RKPD) kabupaten Sarolangun,” jelas Wabup.
RKPD sebagai rencana kerja tahunan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari siklus perencanaan dan anggaran setiap angaran setiap tahunnya, yang di hasilkan melalui
Pendekatan perencanaan partisipatif atau yang melibatkan masyarakat, perencanaan yang aliran proses nya dari atas ke bawah (Top Down) atau dari bawah ke atas ( bottom up)
Dalam hirarki Pemerintah.
Tampak hadir di acara musrebang para OPD fi antaranya kepala BAPEDA H. Muhammad, Kadis Kominfo Drs Idrus, Kadis Pertenakan dan perikanan Drs Dulmuin, Kadis Dukcapil
Ridwan S.STP, kadis Perindagkop Trianto,
Dinas PUPR Bidang Program Rahmat, serta Para perwakilan unsur TNI dan Polri Dinas Pendidikan.Asmara























