Wakapolres Metro Jakarta Pusat Bertindak Sebagai Irup Pada Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

Uncategorized672 kali dibaca

Jakarta, lintas10.com – Polres Metro Jakarta Pusat gelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Mapolres Jakpus, Jalan Kramat Raya No.61, Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, Jumat (1/6/2018) pukul 08.00 WIB dengan Inspektur Upacara, Wakapolres Metro Jakarta Pusat, AKBP Arie Ardian Rishadi Sik dan bertindak sebagai Komandan Upacara, AKP Jamal Alkatiri jabatan sehari-hari Kanit Provost Polsek Metro Gambir, sedangkan Perwira Upacara adalah Kompol Agus Riadi, SH jabatan Kanit Sabhara Polsek Metro Gambir.

Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo melalui amanat yang dibacakan Inpsektur Upacara mengatakan, bahwa sebentar lagi kita akan merayakan hari uIang tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-73. Selama 73 tahun, Pancasila sudah menjadi bintang pemandu bangsa Indonesia. Selama 73 tahun, Pancasila sudah bertahan dan tumbuh di tengah deru ombak ideologi-ideologi lain yang berusaha menggesernya.

Selama 73 tahun, Pancasila sudah menjadi rumah kita yang ber-Bhinneka Tunggal lka. lnsya Allah sampai akhir zaman, Pancasila akan terus mengalir di denyut nadi seluruh rakyat Indonesia. Sungguh Pancasila adalah berkah yang indah yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa kepada kita, melalui perenungan, pergulatan pemikiran dan kejernihan batin para founding fathers indonesia. Pancasila pertama kali diuraikan secara jelas oleh Bung Karno pada tanggal 1 Juni 1945, kemudian dituangkan dalam Piagam Jakarta pada tanggal 22 Juni 1945 dan dirumuskan secara final pada tanggal 13 Agustus 1945.

Para pendiri bangsa dari berbagai kelompok. golongan dan latar belakang duduk bersama untuk menetapkan Pancasila sebagai pemersatu segala perbedaan. Pancasila berperan sebagai falsafah dan dasar negara yang kokoh, yang menjadi fondasi dibangunnya Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.

Baca Juga:  Polantas Polres Sidrap Rutin Sisihkan Rezeki Untuk Bersedekah

Rangkaian proses besar tersebut harus selalu kita ingat, kita dalami semangatnya dan kita pahami rohnya. Adalah tugas dan tanggung jawab kita untuk memastikan bahwa Pancasila selalu hadir dalam setiap sudut kehidupan serta hati dan pikiran kita. Pada peringatan Hari Lahir Pancasila di tahun 2018 ini, kita harus meneguhkan semangat kita untuk bersatu, berbagi, dan berprestasi.

Sebagai bangsa yang majemuk yang terdiri atas 714 suku dengan lebih dari 1.100 bahasa lokal yang hidup di lebih dan 17.000 pulau, semangat persatuan merupakan pilar utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kita harus terus menerus bersatu memperkokoh semangat Bhinneka Tunggal lka. Kita harus bersatu dalam upaya kita untuk menjadi bangsa yang kuat. bangsa yang besar dan bangsa pemimpin.

Semangat berbagi antar anak bangsa untuk kesejahteraan dan kemajuan bersama juga merupakan sebuah keharusan. Kita harus berbagi dengan memperkuat etos keperdulian, welas asih, dan saling menghargai dengan penuh empati.

Bulan suci Ramadhan yang penuh berkah ini harus kita manfaatkan sebagai momentum untuk memperkuat etos peduli dan berbagi. Semangat gotong royong yang merupakan budaya luhur bangsa harus terus kita pupuk sebagai sumber energi besar indonesia untuk menggapai keadilan sosial bagi seluruh rakyat.

Dengan modal semangat dan energi kebersamaan, kita akan mampu berprestasi untuk memenangkan kompetisi. Kita harus percaya diri dan berani bersaing dalam kehidupan dunia yang semakin terbuka dan kompetitif. Kita harus memperkokoh kekuatan kolektif bangsa dan tidak boleh menghambur-hamburkan energi dalam perselisihan dan perpecahan. Kita harus melakukan lompatan besar untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan tangguh.

“Saya yakin semangat berprestasi itu tertanam kuat di dada para atlet kita untuk mengibarkan bendera merah putih di Asian Games dan Asian Para-games yang diselenggarakan tahun ini. Saya yakin semangat berprestasi ini juga membara di seluruh lapisan masyarakat dan di seluruh jenis profesi untuk menjadikan Indonesia sebagai negara maju, negeri yang baldatun toyyibatun wa rabbun ghafur,” kata Presiden melalui amanat yang dibacakan Irup.

Baca Juga:  KPU Medan Adakan Pelepasan Distribusi Logistik Pilkada Sumut

Peringatan Hari Lahir Pancasila di setiap tanggal 1 Juni ini harus kita manfaatkan sebagai momen pengingat, momen pemacu, dan momen aktualisasi nilai-nilai Pancasila. Marilah kita terus amalkan warisan mulia para founding fathers ini untuk kemajuan bangsa, dan sekaligus juga menjadi sumbangsih Indonesia kepada masyarakat dunia.

Negara manapun di dunia ini akan selalu berproses menjadi masyarakat yang bhinneka dan majemuk. Seringkali kemajemukan ini juga dibayang-bayangi oIeh risiko intoleransi, ketidak-bersatuan, dan ketidak gotong-royongan.

Saatnya kita berbagi pengalaman dalam ber-Bhinneka Tunggal Ika, dalam bertoIeransi, serta dalam membangun persatuan dan kebersamaan.

Saatnya kita berbagi pengalaman dalam mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila untuk ikut meIaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Atas nama seluruh rakyat Indonesia, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan sebesar-besarnya kepada para founding fathers atas warisan luhur Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Pancasila yang kita nikmati saat ini.

Saya juga Ingin menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada generasi-generasi berikutnya yang telah menanamkan pemahaman dan pengamalan Pancasila dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara
Pada kesempatan yang mulia ini, saya ingin mangajak para ulama dan tokoh agama, para guru dan ustad, para politisi dan jajaran aparat
pemerintahan, para anggota TNI dan Polri, para pekerja dan pelaku ekonomi. serta seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama mengamalkan Pancasila dalam keseharian kita. Semangat bersatu, berbagi dan berprestasi akan meneguhkan derap langkah kita dalam membawa Indonesia menuju negara yang maju dan jaya.

Selamat Hari Lahir Pancasila! Kita bersatu! Kita berbagi! Kita berprestasi!

Adapun peserta Upacara terdiri dari Para Kabag, Kasat, Kapolsek, Pamen, Perwira/Kapolsubsektor, Bhabinkamtibmas, Sat Sabhara, Gabungan Staf, Sat Intelkam, Sat Reskrim, Sat Narkoba, dan PNS. (Benz)

Baca Juga:  Pangdam Kunjungi Bhakti Dharma Pertiwi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses