Meski Telah di Demo BEM Sumut, Polres Samosir Masih Enggan Merincikan Langkah Konkret Penindakan Hukum Judi Togel

Lintas Samosir74 kali dibaca

MEDAN, LINTAS10.COM – Praktik ilegal perjudian Toto Gelap (Togel) semakin menjamur di Kota Wisata Samosir ditengah tekanan situasi ekonomi masyarakat sedang lesu. Fenomena ini tentunya semakin meluas dan berpotensi merongrong tatanan sosial serta memicu angka kejahatan meningkat ditengah masyarakat menyusul belum adanya tindakan hukum nyata dari Kepolisian setempat.

Maraknya peredaran judi togel di Kabupaten Samosir ini tentunya menambah catatan hitam tentang wajah penegakan hukum di Sumatera Utara.

Ironisnya, kabar penegakan hukum secara tebang pilih menjadi titik persoalan krusial yang disuarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumatera Utara baru – baru ini di Halaman Mapolda Sumut.

Desakan masyarakat luas terus mengalir dan menuntut transparansi penegakan hukum tentang pemberantasan perjudian di Kota Wisata tersebut.

Parahnya, persoalan ini seolah dianggap angin lalu oleh Polres Samosir. Terbukti, berulangkali dipertanyakan kru Media ini mengenai tindak lanjut dari tuntutan BEM Sumut tersebut, akan tetapi hingga berita ini diturunkan redaksi belum terjawab oleh Polres Samosir.

Dipertanyakan kepada Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan melalui Kasat Reskrim AKP Edward Sidauruk mengenai adanya salah satu nama terduga bandar perjudian yang telah disampaikan, akan tetapi AKP Edward Sidauruk memilih bungkam tanpa memberikan penjelasan kepada wartawan.

Sebelumnya, kehadiran para mahasiswa di Mapolda Sumatera Utara itu untuk menuntut penegakan hukum tanpa tebang pilih.

Ilham Syahputra koordinator aksi mengutarakan bahwa ada dugaan pemberian lisensi khusus oleh Polres Samosir bagi terduga bandar judi togel Jackson Situmorang.

Tidak hanya itu, sejumlah tindakan intimidasi bagi penggiat judi togel di Kabupaten Samosir diluar dari merek Jackson Situmorang menjadi sorotan serius.

Pasalnya dikatakan orator aksi, jika saja ada satu jenis judi yang diberikan lisensi, dan penggiat judi togel lain dilakukan penindakan hukum, maka patut diduga ada keterlibatan oknum yang sengaja bermain api yang mendapat keuntungan besar dari beroperasinya judi togel di Kabupaten Samosir.

Baca Juga:  PEMKAB SAMOSIR Pastikan Kesiapannya dalam Pelayanan Wisatawan Selama Musim Libur NATARU

” Kalau tidak mau nulis pakai merek Jackson Situmorang ditangkap, ehhhh betul ditangkap. Artinya, diduga pihak bos ju_ldi togel mengkondisikan merek – merek judi lain di Samosir dan Polda Sumut disinyalir tunduk dengan perintah bos judi togel Jackson Situmorang” ujarnya.

Dalam hal ini, BEM Sumut mendesak Kapolda Sumut untuk melakukan mengevaluasi menyeluruh mulai dari Kapolres Samosir dan Kasat Reskrimnya karena memilih – milih dalam penegakan aturan hukum.

Ilham Syahputra, koordinator aksi memberikan apresiasi kepada Polda Sumut yang menangkap Juru Tulis (Jurtul) di Desa Pangururan.

Namun hal itu juga menjadi pertanyaan, mengapa hanya juru tulis yang tidak memiliki merek yang ditangkap, sedangkan yang memiliki merek Jackson Situmorang tidak ditangkap? tandas orator aksi.

Ilham menduga adanya kongkalikong antara bandar judi togel dengan oknum pihak Kepolisian Polda Sumut maupun Polres Samosir.

Informasi dirangkum, bahwa Kota Wisata Samosir disinyalir ada oknum tertentu sengaja menjadikan Kota Samosir menjadi markas judi togel.

Informasi lain diperoleh, bahwa penggiat judi togel yang beroperasi diluar bendera Jackson Situmorang sempat diamankan oleh Kepolisian setempat.

Juru Tulis (Jurtul) yang ditangkap itu berinisial nama Gompar JB. Sebelum ditangkap, Jurtul yang berseberangan dengan Jackson Situmorang terlebih dahulu di intimidasi.
(Red/TIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses