Medan, Lintas10.com – Pesawat Lion Air nomor penerbangan JT 309 tujuan Medan – Jakarta dilaporkan tertunda keberangkatan atau delay dua jam lebih di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, Selasa (23/6/2026).
Para penumpang pesawat tersebut protes dan marah-marah sampai terjadi ketengangan di ruang tunggu bandara. Penumpang mengamuk bukan tanpa sebab, hal ini diduga karena tak ada kejelasan dari pihak maskapai. Ketika ditanya hanya dijawab sabar dan sabar akhirnya amarahpun memuncak.
Menurut jadwal, kata Mr J, pesawat Lion Air itu berangkat dari Bandara Kualanamu menuju Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Banten pukul 16.00 WIB. Tapi sampai pukul 17.20 WIB belum juga terbang.
“Tidak ada penjelasan dari pihak Lion apa persoalannya. Penumpang hanya diminta menunggu dan bersabar. Mana bisa seperti itu kan harus dijelaskan ke penumpang,” kata Mr J.
Mr J protes ke petugas dan terjadi perdebatan keras. Para penumpang lain juga minta kejelasan. Mereka minta kompensasi keterlambatan, namun yang diberikan hanya ciki-ciki makanan anak kecil.
”Kalau terlambat dua jam lebih penumpang harus dikasih makan, ini tidak ada malah yang diberikan makan snack kayak ciki-ciki gitu,” kata Mr. J
Sebelum berangkat, sempat ada penumpang dibawa petugas dan dilarang untuk terbang. Alasannya karena penumpang tersebut dituduh memecahkan QR saat terjadi perdebatan. Namun, karena kegigihan Mr J, akhirnya semua penumpang diberangkatkan pukul 18.30 WIB.
”Gak jelas Lion Air ini, pelayanannya buruk dan sangat tidak profesional,” kesal Mr. J
Kemudian, Mr J menjelaskan mereka diminta bayar ganti rugi terkait QR yang pecah, namun ditolak penumpang karena itu terjadi akibat kelalaian dari maskapai sendiri.
Saat ditanya, berapa harga QR yang pecah, petugas maskapai tidak jujur dan hanya diam saja.
”Sempat dikasih 100 ribu tapi tidak diterima pertugas bandara,” kata Mr. J.
Selaku penumpang, Mr J meminta kepada managemen Lion Air agar memperbaiki pelayanan terhadap penumpang, dan tempatkan lah petugas yang profesional demi baiknya pelayanan di Bandara Udara.
Sementara itu, kru media ini masih berupaya memintai keterangan dari pihak maskapai Lion Air. Sampai berita ini diturunkan, pihak maskapai belum memberikan klarifikasi resmi mengenai kekecewaan penumpang tersebut. (Red/Tim)







