Desa Karang Mendapo Mencekam ini Kronologinya

lintas Daerah697 kali dibaca

Sarolangun,lintas10.com- Dua hari lalu Desa Karang Mendapo kecamatan Pauh kabupaten Sarolangun Tegang dan mencekam.

Hal ini dampak dari peristiwa ada sejumlah anggota oknum Brimob yang bertugas di PT.SAM nyaris tewas di masa warga setempat.

Kejadian ini berawal dari peristiwa saat para petugas oknum Brimob bersama karyawan PT SAM mendapat laporan bahwa truk buah sawit yang akan di bawa ke Bungo di palak oleh beberapa orang di jembatan Dusun Karmen,
Mendapat laporan tersebut pihak oknum dan karyawan langsung menuju TKP.

Namun setelah tiba di lokasi para pelaku ini langsung di sisir  karena tak
mau menyerahkan, oknum Brimob PT Sam ini melakukan tembakan beruntun di tengah masyarakat lagi tidur, spontan mendengar ada letusan senjata api warga pun keluar di kala itu sehingga terjadi peristiwa tersebut.

Melihat kondisi tidak aman karyawan serta Oknum Brimob langsung melarikan diri dan membuat laporan ke Polsek Pauh.

Namun dalam hal ini beberapa kali Kapolsek Pauh  di komfirmasi atas peristiwa ini belum berhasil, meski sudah berkali media ini mendatangi kantor Polsek.

Camat pauh Jufri saat di wawancara di oleh Media ini di ruang kerjanya membenarkan ada peristiwa yang terjadi di Desa Karmen, menurut keterangan sementara saat ini ada
Dua masalah , pertama soal pungli yang dilakukan oleh para pelaku, kedua peristiwa pengeroyokan terhadap aparat.

Lebih lanjut di sampaikan oleh Jufri saat ini imformasi yang  didapat dari warga di Desa pada saat itu jam 2 dini hari, dua mobil Buah milik PT.SAM di pinta uang oleh  dua pemuda karena sang sopir tidak punya uang maka mereka naik ke mobil menurunkan Buah sawit.

Baca Juga:  Ketua BKMT Kabupaten Sarolangun Hadiri Pelantikan Pengurus dan Ketua 4 Desa Kecamatan Mandi Angin Timur

“Selang dua jam datang Brimob
Di dekat simpang SD dan truk sawit mudur dan bertemu di sana,Setelah itu dua orang oknum pemuda yang melakukan hal tersebut bisa di tangkap tapi yang satu lagi dapat melarikan diri,” katanya.

Saat itu pihak oknum Brimob melepaskan tembakan berkali-kali, sehingga warga terkejut dan berhamburan keluar .

“Karena spontan maka mereka keluar ada yang bawa parang dan kayu, karena di simpang SD dusun STM  banyak orang nya bahkan yang tingal di situ orang campuran, maka terjadi pengeroyokan terhadap oknum Brimob yang melakukan pengamanan,” terangnya.

Sehingga untuk melakukan langkah-langkah terhadap masalah ini telah berupaya dan tidak berhasil,  saat ini
Upaya hukum lah yang akan di tempuh.

“Selain itu harapan saya sebagai pemerintah Kecamatan sangat mengutuk keras pungli yang di lakukan, namun saya berharap agar di saat melakukan pengamanan para pelaku harus sesuai prosedur dan protatap SOP yang
ada karena kita akan tetap membantu dalam hal ini, jika keluar prosedur nanti akan ada masalah lagi,” tutupnya.

Kades karang mendapo Deni Wahyudi saat ditanya seputar kejadian tak jauh berbeda apa yang telah di uraikan oleh Camat. Namun hal itu dia berharap ada pemilahan dalam kasus yang ada.

“Karena menurut keterangan yang
Kita serap dari warga, tidak ada pengeroyokan pada saat ini pada oknum anggota Brimob, kala itu mereka dilorong SD dusun STM melihat masa yang datang cukup banyak mereka lari, karena itu oknum Brimob ini jatuh ke parit, lebam yang ada tersebut bukan kena keroyok tetapi  terjatuh,” terang Kades.

Di sampaikan tim dari Polsek Telah turun ke TKP dan saat ini ketua karang taruna serta Ketua BPD telah di BAP. karena kejadian itu di depan rumah mereka itu keterangan resmi dari mereka saat di BAP.

Baca Juga:  Datang Hanya Satu Paslon, KPU Perpanjang Pendaftaran

“Saya hanya dengar
Bahasa mereka,” tutupnya.

Namun atasan kejadian itu Kapolsek pauh di  Kompirmasi belum berhasil meski sekian kali di datangi di kantor belum berhasil dan terlihat lagi sibuk sehingga sulit di temui.
Belum ada komentar resmi dari AKP Maskat Maulana selaku yang punya wilayah hukum, pantauan media ini terlihat Mako Polsek inia tampak puluhan anggota Brimob bersenjata lengkap dan anggota Reskrim polres sedang berada di Polsek pauh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses