Begini Reaksi Direktur Narkoba Polda Sumut Kombes Andy Arisandi Pasca Mendengar Adanya Terduga Bandar Narkoba Kebal Hukum di Tanah Karo

Lintas SUMUT213 kali dibaca

KARO, LINTAS10.COM – Gurita bisnis ilegal dan peredaran narkoba diduga dikendalikan seorang bandar besar berinisial TS alias Taba* Simbolon tetap eksis di Kabupaten Karo, Sumatera Utara hingga saat ini.

‎
‎Peredaran narkoba ini sangat rapi dan terorganisir hingga menyasar ke daerah-daerah terpencil yaitu di desa-desa dan kampung-kampung sebagai basis operasinya.
‎
‎Taba* Simbolon alias TS disebut-sabut dilindungi oknum Satresnarkoba Polres Karo. Taba* Simbolon tidak main tunggal, tetapi dia memiliki anak buah sebagai orang kepercayaan atau tangan kanan di lapangan.
‎
‎Informasi diperoleh sebagai orang kepercayaan TS adalah bernama Sab*r Siregar, dan Faisal Sembiring. Kedua orang ini bertugas mengatur seluruh keuangan serta koordinasi di semua titik peredaran narkoba. Mereka bebas menjual sabu dan mengedarkan narkoba di lokasi.
‎
‎Adapun lokasi peredaran narkoba yang dikelola Taba* Simbolon terdeteksi di Jalan Kotacane, Gang Rukun Kabanjahe, Tempatnya persis berada di kandang ayam.
‎
‎Selain itu, si Pajak Singa yang buka bernama Iw*n. Jalan Lingkar, Terminal Kabanjahe dan Simpang Ketaren. Di masing-masing tempat itu mereka buat barak narkoba.
‎
‎Lokasi tersebut diduga menjadi tempat transaksi sekaligus konsumsi narkotika jenis sabu-sabu.
‎
‎Barang-barang haram itu di distribusikan oleh S4bar Siregar, dan Fa*sal Sembiring melalui kaki tangan, lalu diedarkan ke barak-barak dan lokasi yang telah di sediakan.
‎
‎Dikatakan sumber, peredaran narkoba yang dikelola Taba* Simbolon ini sangat meresahkan masyarakat. Selain merusak generasi muda, aktivitas ilegal tersebut juga dikhawatirkan memicu meningkatnya tindak kriminalitas di wilayah Karo.
‎
‎Masyarakat memohon agar Sat Resnarkoba Polres Karo dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karo serius menindak dan membongkar jaringan Taba* Simbolon dibalik peredaran narkoba ini.
‎
‎“Kalau ini dibiarkan bisa jadi Kabupaten Karo menjadi jalur baru peredaran narkoba. Kami minta aparat jangan tutup mata,” ujar sumber, Sabtu, (04/07/2026)

Baca Juga:  Terduga Mafia Tambang Bitcoin Antoni Sitorus Masih Belum Tersentuh oleh Hukum

Dilain sisi, Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Sumatera Utara Kombes Pol. Andy Arisandi menandaskan akan menindaklanjuti informasi tersebut.

” Terimakasih informasinya. Kami akan menindaklanjuti ” ujarnya menjawab wartawan. (Red/Tim)

















Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses