Hak Rakyat dari BBM Subsidi Jatuh Ke Tangan Mafia Diduga Dibekingi Oknum Tentara, Pantas Saja Bio Solar Sering Langka!

Lintas SUMUT220 kali dibaca

BELAWAN, LINTAS10.COM — Hak masyarakat dari subsidi pemerintah lewat Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar disinyalir jatuh ketangan oknum mafia migas diduga dibekingi oknum seragam loreng berinisial Andr* bertugas di satuan di Medan Belawan..

Praktik penimbunan BBM di atas lahan garapan PTPN tepatnya di Jalan Beringin Raya, Pasar X, Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara tergolong aman tanpa penindakan hukum hingga saat ini.

Aktivitas yang bertentangan dengan aturan hukum itu juga turut menjadi sorotan warga sekitar. Pasalnya, gudang yang berkapasitas puluhan ton minyak solar itu juga disinyalir tak memiliki perizinan dari pemerintahan setempat.

“Gudang itu sudah cukup lama beroperasi. Kami tahu itu tempat penimbunan solar,” ungkap salah seorang warga sekitar yang meminta identitasnya dirahasiakan demi alasan keamanan, Senin (06/07/2026).

Keterangan warga lainnya menandaskan jika saja melintas di areal pergudangan kerab mencium aroma solar menyengat dari dalam areal gudang

“Baunya sangat kuat, menyengat hidung. Kami terganggu, apalagi kalau angin kencang,” kata warga lainnya.

Yang lebih mengkhawatirkan, lokasi gudang berada di kawasan padat penduduk serta tidak jauh dari rumah ibadah, sehingga warga takut potensi kebakaran atau ledakan sewaktu-waktu dapat terjadi.

“Kalau sampai terbakar, dampaknya bisa ke mana-mana. Rumah warga dekat semua,” tambah warga.

Dalam keterangannya, warga juga menyebutkan adanya dugaan bahwa gudang tersebut dibekingi oleh oknum aparat, bahkan disebut-sebut berasal dari satuan Marinir. Dugaan ini muncul lantaran aktivitas gudang terkesan kebal hukum dan terus beroperasi meski sudah lama diketahui masyarakat.

“Kami heran, kenapa bisa aman terus. Katanya ada yang membekingi,” ujar warga.

Namun demikian, hingga berita ini diterbitkan, kru media ini masih berupaya memintai pernyataan resmi dari pihak TNI maupun aparat penegak hukum terkait dugaan keterlibatan oknum tersebut.

Baca Juga:  Muatan Kapal MFO Milik Hj Usni Abu Bakar "Tumpah" Diduga Cemari Perairan Belawan, Publik Masih Menunggu Sangsi Hukum !

Masyarakat sekitar mendesak aparat Kepolisian, TIM Bais TNI, serta instansi terkait seperti Pertamina dan Pemerintah Daerah untuk segera turun tangan melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap dugaan penimbunan BBM ilegal ini.

Warga berharap penegakan hukum dilakukan secara tegas dan transparan, tanpa pandang bulu, demi menjaga keselamatan lingkungan dan mencegah potensi bencana di kawasan permukiman.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian setempat belum memberikan keterangan resmi terkait keberadaan dan status hukum gudang tersebut.(Red/Tim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses