Mahasiswa Siap Turun Ke Jalan Desak Polres Tanah Karo Usut Tuntas Otak Peredaran Narkotika yang Mengancam Generasi Bangsa

Lintas SUMUT263 kali dibaca

KARO, LINTAS10.COM – Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Sumatera Utara mendesak Polres Tanah Karo mengusut tuntas aktor dibalik peredaran Narkotika di Tanah Karo Simalem.

Sekretaris LMND Sumut Rahmat Situmorang menandaskan, bahwa apa yang telah disiarkan dalam pemberitaan di media massa itu sudah lebih dari kata cukup untuk kepolian bekerja. Jadi kata dia, tidak ada alasan bagi kepolisian untuk berleha – leha dalam menjalankan tugas sebagaimana amanat undang – undang.

” Kita sepakat bahwa narkoba adalah pintu masuk akan terjadinya tindakan kriminal lain, narkoba adalah musuh generasi bangsa. Polres Tanah Karo wajib menjalankan tugas demi menjaga Tanah Karo terhindar dari peredaran narkoba ” tegas Rahmat Situmorang, Senin (22/06/2026).

Tidak hanya itu, dikatakan Rahmat Situmorang, bahwa LMND Sumut siap mengawal isu – isu peredaran narkotika di daerah – daerah.

” Kita monitor upaya penindakan hukum tentang pemberantasan narkotika tersebut. Jika saja kepolisian setempat belum melakukan tindakan, maka Mahasiswa siap turun ke jalan ” ujarnya.

Dilain sisi, Kasat Narkoba Polres Tanah Karo ketika disinggung mengenai penindakan peredaran narkotika di wilayah kerjanya itu mengatakan belum ada hasil setelah sebelumnya kru media ini menyampaikan bahwa adanya dugaan AI Kaban sebagai otak peredaran narkotika di Tanah Karo Simalem.

” Belum ada hasil yg signifikan” tulis AKP Jonny H. Pardede menjawab Lintas10.com.

Diberitakan sebelumnya, jaringan peredaran Narkotika di Tanah Karo, Sumatera Utara (Sumut) layaknya benang kusut yang sulit terurai. Ancaman serius bagi generasi bangsa itu secara perlahan terkuak dan telah menjadi sorotan tajam publik.

Salah satu nama tersohor di Tanah Karo Simalem, inisial AI Kaban disebut – sebut berada dibalik dugaan peredaran gelap narkotika yang selama ini dikenal licin dari bidikan hukum.

Baca Juga:  Surat Edaran Camat Tualang "Intervensi" PLN Rayon Perawang Untuk Cabut Meteran Listrik Dinilai "Matikan" UMKM

Informasi diperoleh, bahwa AI Kaban diduga telah cukup lama melakoni bisnis yang bertentangan dengan undang – undang tersebut yang dikenal masyarat sebagai sosok yang kebal hukum.

Isu yang beredar mengenai faktor kedekatan dengan oknum Aparat Penegak Hukum (APH) juga tak kalah penting menjadi ruang angin segar bagi AI Kaban hingga mampu mengatur jalannya hukum tersebut sesuai ketentuan sang terduga gembong.

Sosok AI Kaban juga dikabarkan, bertransaksi narkotika dengan cara berpindah tempat dengan menggunakan pola Cash On Delivery (COD) sehingga, bisnis peredaran narkotikanya itu jarang terendus oleh masyarakat sekitar.

Nama AI Kaban bukanlah orang baru di tanah Karo, ia juga disebut – sebut aktif sebagai pengurus salah satu partai ternama di Indonesia saat ini.

” Sitem jual COD. Liar ke sana kemari
Jadi tidak ada tempat staynya. Aktif di Partai Demokr** juga dia bang ” tulis sumber media ini, Kamis (18/06/2026).

informasi lain diperoleh, bahwa adik kandung AI Kaban juga tersandung kasus narkotika baru – baru ini dan masih menjalani masa hukuman

Bahkan AI Kaban diduga dibekengi sejumlah aparat penegak hukum dalam menjalankan aksinya.

AI Kaban juga merupakan residivis kasus narkoba yang sekarang tergabung di salah satu partai politik.

‎Adik kandungnya saat ini sedang berada dalam tahanan terkait kasus peredaran narkoba di Tanah Karo Simalem.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolres Tanah Karo AKBP Pebriandi Haloho, akan tetapi pucuk pimpinan di Polres Tanah Karo itu belum memberikan tanggapan resmi.

Sementara itu, Kasat Reskrim Narkoba Polres Tanah Karo AKP Jonny H. Pardede menandaskan bahwa pihaknya telah mengendus informasi tersebut.

” Anggota sedang melakukan upaya penyelidikan ” tandas AKP Jonny H. Pardede singkat menjawab Lintas10.com.

Baca Juga:  Carut Marut Wajah Birokrasi Kota Medan Dibawah Kendali Wali Kota Rico Waas, Tercermin dari Pelayanan di Dinas Dukcapil

Jonny Pardede juga berujar bahwa jajarannya tengah melakukan penyelidikan intensif mengenai dugaan peredaran narkotika di wilayah kerjanya itu. (Red/Tim).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses