oleh

Oknum Humas PT Putra Meranti Diduga Ancam Wartawan

Last Updated: 07 Jan 2019

Terkait Proyek Rusunawa Tualang Belum Rampung

Siak, lintas10.com- Tidak terima proyek Rumah susun (Rusunawa) tahun 2018 di Kampung Pinang Sebatang Kecamatan Tualang diberitakan karena belum rampung pengerjaannya, Oknum Humas PT Putra Meranti LHT selaku kontraktor pelaksana Rusunawa tahun 2018 diduga mengancam wartawan melalui handphone

Hal itu berawal saat Wartawan Riau Bernas.com Irvan zaiza sedang melakukan peliputan perihal pembangunan Rusunawa yang belum diselesaikan padahal sudah memasuki tahun 2019
“Kau jangan main-main sama aku ya, jangan main-main sama aku ya, kau pencemaran nama baik kau, kau gak ngerti, jangan sok sok ngerti kau,” sebut LHT melalui seluler, Minggu kemaren dengan nada keras

Usai mencaci maki awak media, Ia kembali melontarkan kata-kata diduga mengancam
“Udah udah diam kau, pokoknya kau hati hati sama aku ya, kenak nama kau aku buat ya,” ancam dia sembari menutup handphone

Seperti yang tertera, di Plang nama proyek, bahwa proyek Rusunawa dilaksanakan oleh PT Putra Meranti, sedangkan nama pekerjaannya adalah pekerjaan pembangunan rumah susun pekerja Riau 3 dengan nilai kontrak 12.602.822.000 tahun 2018, sedangkan masa pekerjanya adalah 210 hari kelender, untuk Konsultan pengawasnya adalah PT. Bumi Marna Indonusa. (RBC)

Terkait Anggota PWI Siak Diancam
Plt PWI Siak: Kita tak akan tinggal diam, kita Akan lapor ke penegak hukum

Siak: Terkait anggota PWI Siak Irvan zaiza diduga diancam oleh Humas PT Putra Meranti LHT karena pemberitaan Rusunawa yang belum rampung, Plt PWI Siak Soleman Sihotang mengaku geram dan akan mendampingi anggotanya untuk melaporkan kejadian tersebut kepihak berwajib

“Kita tak akan tinggal diam, bila ada anggota kita yang mendapat ancaman dari siapapun. Kita akan ditindak lanjuti dan lapor ke penegak hukum, Jelas setiap wartawan yang melakukan tugasnya dilindungi undang-undang PERS No.40 tahun 1999,” sebut Soeleman yang merupakan Owner Lintas10.com tersebut

Dijelaskan Soeleman, bahwa dirinya tengah bersama anggotanya Irvan zaiza dan rekan rekan lain untuk mengumpulkan bukti, mulai dari status di FB serta rekaman yang diduga mengancam itu

“Ini sudah menggangu kebebasan pers. Siang ini, kita bersama (Irvan zaiza,red) bersama rekan lain akan melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Siak agar secepatnya pelaku ditangkap,”pungkasnya (RBC)

Komentar

Jangan Lewatkan