oleh

Hak Jawab PT.Sawit Mandiri Lestari (SML) Terkait Pemberitaan di lintas10.com dengan Judul “Kinipan Lamandau, Tidak Ingin Hutan ditukar dengan sekampit beras”

Last Updated: 03 Mar 2019

lintas10.com- Kepada managemen PT.Sawit Mandiri Lestari (SML) dan pembaca media online lintas10.com yang kami hormati.

https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=https://www.lintas10.com/kinipan-lamandau-tidak-ingin-hutan-ditukar-dengan-sekampit-beras.html&ved=2ahUKEwi629PS7OXgAhUFOSsKHT6bA50QFjAAegQIBBAB&usg=AOvVaw3HwqMvk8BAz-jeMXbivqSP

Berita media online lintas10.com pada edisi 22 Desember 2018 dengan judul “Kinipan Lamandau, Tidak ingin Hutan ditukar Dengan Sekampit Beras” dan managemen PT.SML merasa keberatan atas pemberitaan tersebut dengan atas nama perusahaan saudara Agus Syam sebagai kepala perwakilan melakukan pengaduan ke DEWAN Pers yang beralamat Gedung Dewan Pers lantai 7-8 jln Kebun Sirih no.32-34 Jakarta tanggal 27 Desember 2018.

Adapun berita yang dimuat di lintas10.com berdasarkan ungkapan narasumber yang dikonfirmasi wartawan lintas10.com.

Meskipun begitu, Kami selaku pihak yang merasa bertanggung jawab atas tayangnya berita tersebut, kami Penanggungjawab lintas10.com tetap patuh kepada keputusan akhir atas Pernyataan Penilaian dan Rekomendasi (PPR) Dewan Pers yang tertuang di dalam PPR/Rekomendasi Dewan Pers nomor:22/Risalah-DP/II/2019 tentang pengaduan Agus Syam, Kepala Kantor Perwakilan PT.Sawit Mandiri Lestari terhadap media siber lintas10.com.
demi tercapainya supermasi hukum yang berlaku, kami selaku Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi menyampaikan Permohonan Maaf kepada masyarakat dan Perusahaan.

Sebab sebagai bentuk kepatuhan terhadap Undang-Undang Pers Nomor 40/1999 dan PPR Dewan Pers, maka kami meminta maaf kepada PT.SML.

Adapun hak jawab PT.Sawit Mandiri Lestari sebagai berikut:

Bahwa tidak benar apa yang menjadi berita lintas10.com sebagaimana tercantum dalam judul dan isi berita tersebut. Karena PT.Sawit Mandiri Lestari (SML) melalui program CSR nya “Peduli Kasih” sudah menjadi kewajiban bagi PT.SML secara rutin memberikan bantuan natal berupa beras kepada masyarakat di 13 Desa yang masuk kedalam 3 Kecamatan yaitu kecamatan Lamandau, Kecamatan Delang, Kecamatan Batangkawa termasuk diantaranya adalah Desa Kinipan. pada momen natal tahun 2018 yang lalu PT.SML membagikan beras kepada masyarakat dengan total 21,6 ton kegiatan yang kami jalankan adalah perwujudan dari tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat disekitar areal perusahaan.

Dalam menjalankan operasional perusahaan PT.SML terlebih dahulu melakukan pengukuran perizinan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku di Republik Indonesia yang terkait dengan usaha perkebunan baik didaerah maupun di Pusat dan setelah semuanya terpenuhi maka PT.SML baru melakukan kegiatan operasional perkebunan. PT.SML sudah memenuhi seluruh aspek legalitas seperti izin lokasi perkebunan, izin lingkungan, izin usaha perkebunan, Rekomendasi pelepasan kawasan hutan, izin pemanfaatan Kayu, izin pembukaan lahan, pembayaran PSDH dan DR dari kayu yang dimanfaatkan sampai memperoleh Hak Guna Usaha (HGU).

Terkait penebangan kayu PT.SML telah sesuai izin pemanfaatan kayu (IPK) yaitu:

a.Izin Pemnfaatan Kayu no.522.1.200/SK/243/Dishut tanggal 8 juni 2015 pada areal pelepasan kawasan hutan produksi yang dapat di konversi an.PT.Sawit Mandiri Lestari seluas +- 3.320 Ha di Kabupaten Lamandau Kalimantan Tengah.

b.Izin Pemanfaatan Kayu no:522.1200/SK/81/Dishut tanggal 28 Februari 2017 pada areal pelepasan kawasan hutan produksi yang dapat di konversi an.PT.Sawit Mandiri Lestari seluas +- 7.450 Ha di Kabupaten Lamandau Kalimantan Tengah.

Selanjutnya sesuai aturan izin pemanfaatan kayu yang ditebang dan dimanfaatkan oleh PT.SML sesuai ketentuan hukumnya PT.SML juga telah melakukan kewajiban berupa pembayaran dana Reboisasi Provinsi sumber daya hutan (DR dan PSDH).

Bahwa terkait tudingan PT.SML telah membuka hutan adat Desa Kinipan alangkah baiknya narasumber yang memberikan pernyataan tersebut memberikan pembuktian pengakuan negara atas hutan adat yang mereka klaim tersebut.

Karena dalam proses pengurusan izin operasional sampai operasional saat ini tidak ditemukan dokumen status hutan adat di areal PT.SML terhadap lahan desa Kinipan.PT.SML sudah beberapa kali melakukan sosialisasi kepada warga Desa kinipan terbukti sebagian masyarakat sudah ingin menjalin kerjasama dengan perusahaan bahkan sudah melakukan pengukuran lahan untuk diserahkan lahannya kepada PT.SML. namun hingga kini kami belum melakukan pembukaan lahan yang masuk kedalam wilayah Desa Kinipan karena berdasarkan HGU Desa Kinipan tidak termasuk areal inti perusahaan PT.SML. Risalah penyelesaian Dewan Pers nomor: 22/Risalah-DP/II/2019 poin 1 (satu), Poin 2 (dua), poin 3 (tiga). Surat hak jawab ini ditanda tangani oleh Syam Agus.

Demikianlah hak jawab ini kami tayangkan sebagai penanggung jawab/pemimpin Redaksi lintas10.com sesuai dengan Risalah penyelesaian nomor :22/Risalah-DP/II/2019 Poin 1 (satu), poin 3 (tiga), poin 4 (empat), poin 5 (lima), poin 7 (tujuh) tertanggal 26 Februari 2019.

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab

M.Soleman Sihotang.

Komentar

Jangan Lewatkan