oleh

Diduga Akui Dirinya ASN, GAS Layangkan Jawaban ke Dewan Kehormatan Peradi Medan

-lintas Daerah-274 kali dibaca

Sekedar mengingatkan, diduga GAS dilaporkan ke Dewan Kehormatan Peradi Kota Medan atas tuduhan melakukan pelanggaran kode etik dalam UU advokat karena menjalankan dua profesi ganda.

Belakangan diketahui GAS adalah ASN dengan NIP 19870804201903XXXX golongan IIIB tahun 2020 berstatus dosen tetap di Universitas Borneo Tarakan Kalimantan Utara, yang juga merangkap sebagai kuasa hukum atau PH Eddy Susanto nomor 06/Pdt.G/2021/PN.Srh.

“Sementara, di tahun 2015 lalu GAS mengambil sumpah advokat dan bergabung di Peradi Medan. Inilah yang menjadi pertanyaan besar bagi masyarakat, seorang magister hukum dan tenaga pendidik secara sadar melakukan kesalahan.

Padahal dirinya seharusnya lebih paham akan aturan yang berlaku. Harusnya GAS cepat koreksi diri agar tak terjerat hukum yang lebih memalukan dan mendatangkan penyesalan. Sayang kalau dirinya copot dari ASN, binggung kita menghadapi orang yang merasa dirinya hebat tapi tetap konyol melakukan pelanggaran,” tambah Jamot Samosir, Minggu (19/12/2021).

Sebelumnya, ketika dikonfirmasi langsung via telpon, Jumat (26/11/2021) terkait dugaan panggilan Dewan Kehormatan Peradi Medan, GAS masih bisa berdalih.

“Coba dibaca dulu undang-undangnya, biar kita enak diskusi. Saya tegaskan ya, tadi cerita terkait pengaduan Dewan Kehormatan kode etik Peradi Medan, masalah tidak boleh dipublis di media karena itu sifatnya internal,,” ujar GAS. (Ly/Hrs/Tim)

Baca Juga:  DANDIM 0212/TS gelar Coffe Morning Dengan Insan PERS


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.